PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang meminta pihak sekolah tetap kreatif dalam memeriahkan HUT ke-81 RI tanpa harus menambah beban pengeluaran orang tua siswa.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan pakaian dalam kegiatan seperti peraturan baris-berbaris (PBB), gerak jalan, maupun pawai.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kota Pangkalpinang Darwin mengatakan, dalam memeriahkan HUT RI, siswa tidak harus menggunakan pakaian khusus atau membuat kostum baru jika hal tersebut membutuhkan biaya tambahan dari orang tua.
Kreativitas dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anggaran yang tersedia.
"Silakan sekolah improve jika memungkinkan dananya, silakan. Tapi jika enggak ada dananya, ya dengan apa adanya," kata Darwin saat diwawancarai Bangka Pos, Kamis (13/8/2026).
Baca juga: Sekolah Negeri Jangan Lakukan Pungutan untuk Semarakkan HUT RI
Dia menambahkan, siswa tetap dapat mengikuti perayaan hari kemerdekaan dengan mengenakan seragam sekolah yang sudah dimiliki.
Misalnya, siswa SD dapat menggunakan seragam putih-merah, sementara siswa SMP menggunakan seragam putih-biru.
Menurut Darwin, substansi utama perayaan HUT RI bukan terletak pada mahal atau tidaknya pakaian yang dikenakan siswa peserta, melainkan bagaimana siswa dapat berpartisipasi dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
"Putih-biru ada, atau dengan putih-merah, ya silakanlah," ucapnya.
Darwin menilai, sekolah memiliki ruang untuk berkreasi dalam kegiatan HUT RI selama tetap mempertimbangkan kondisi peserta didik dan kemampuan pembiayaan.
Namun, pihaknya memilih tidak mengeluarkan surat edaran yang terlalu spesifik mengenai jenis pakaian yang harus digunakan siswa dalam kegiatan tersebut.
Darwin khawatir aturan yang terlalu terperinci justru menimbulkan tafsir berbeda di masing-masing sekolah dan membuat siswa maupun orang tua merasa terbebani untuk mengikuti kegiatan.
"Kami enggak boleh mengeluarkan edaran atau segala macam. Itu kan bisa menimbulkan makna-makna tafsiran yang berbeda-beda nantinya," katanya. (t2)