TRIBUNBATAM.id - Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terjatuh akibat jalan berlubang.
Nahasnya lagi korban juga tertabrak kendaraan lain di Desa Kecepak, Kecamatan Batang, pada Kamis (13/8/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Kecelakaan lalu lintas ini bermula saat sepeda motor Yamaha Mio GT berplat nomor G 5451 DV melaju dari arah selatan menuju ke utara.
Sesampainya di lokasi kejadian di ruas jalan Desa Kecepak, kendaraan tersebut melintasi permukaan jalan yang berlubang.
Hal itu menyebabkan pengendara kehilangan keseimbangan hingga sepeda motor terjatuh ke lajur kanan jalan.
Di saat yang bersamaan, melaju sebuah sepeda motor dari arah berlawanan (utara menuju selatan).
Karena jarak yang sudah sangat dekat, benturan keras antara kedua kendaraan tersebut tidak dapat dihindarkan.
Pernyataan Resmi Polresta Batang
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang membenarkan insiden kecelakaan yang merenggut nyawa tersebut.
Kasatlantas Polresta Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, menjelaskan kronologi detik-detik terjadinya tabrakan tersebut.
“Sesampainya di TKP melewati jalan yang berlubang kemudian terjatuh ke kanan. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan berjalan motor tidak dikenal identitasnya, dikarenakan jarak yang sudah dekat sehingga terjadi tabrakan,” kata Kasatlantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah kepada Tribunjateng, Jumat (14/8/2026).
Akibat peristiwa nahas ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Hingga saat ini, identitas pengendara maupun nomor polisi sepeda motor yang datang dari arah berlawanan masih belum diketahui karena melarikan diri atau belum teridentifikasi.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Salatiga: Truk Muatan Celana Dalam Tabrak 3 Motor, 1 Orang Tewas dan 3 Luka
Kondisi Jalan dan Langkah Penyelidikan Kepolisian
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas kepolisian, kecelakaan terjadi pada malam hari dengan kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas dalam kategori sedang.
Secara teknis, lokasi kejadian merupakan jalan lurus dan datar.
Namun, kondisi permukaan aspal dinilai kurang baik dan memiliki lubang yang membahayakan pengguna jalan.
Saat ini, petugas Satlantas Polresta Batang telah melakukan penanganan di TKP, mengumpulkan bukti-bukti petunjuk, serta meminta keterangan dari sejumah saksi mata.
Polisi juga terus melakukan pengejaran dan mengidentifikasi kendaraan misterius yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Himbauan Keselamatan Lalu Lintas
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari pada ruas jalan yang minim penerangan atau memiliki permukaan rusak.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta lebih peka terhadap potensi bahaya di jalan seperti lubang atau retakan aspal guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
(TribunBatam.id)