Kebakaran Rumah di Noyan Sanggau, Polisi Salurkan Sembako dan Perlengkapan Sekolah
Dhita Mutiasari August 14, 2026 10:24 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Polsek Noyan menunjukkan kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah di Dusun Ngira, Desa Semongan, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Bantuan sosial disalurkan kepada korban pada Kamis, 13 Agustus 2026, setelah kebakaran terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto. Sejumlah personel turut terlibat, di antaranya Kanit Binmas Polsek Noyan Aiptu Meidiyanto, Kanit Reskrim, Kanit Intel, serta Bhabinkamtibmas Polsek Noyan.

Kepala Wilayah Dusun Ngira juga hadir mendampingi proses penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

• Kronologi Kebakaran 2 Rumah di Sungai Duri II Mempawah, Api Muncul dari Plafon dan Cepat Membesar

Tiga Warga Jadi Korban Kebakaran

Tiga warga Dusun Ngira, Desa Semongan, menerima bantuan dari Polsek Noyan.

Mereka yakni Desik, Dugong, dan Antonius Ato. Ketiganya merupakan warga yang terdampak langsung akibat kebakaran rumah yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Personel Polsek Noyan menyambangi langsung warga untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban.

Bantuan Kebutuhan Pokok Disalurkan

Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari.

Setiap paket bantuan antara lain berisi:

Beras sebanyak tiga kemasan, masing-masing 5 kilogram.

Tiga dus mi instan.

Tujuh dos air mineral.

Tiga papan telur.

Tiga kilogram minyak goreng.

Sembilan bungkus kue kering.

Selain kebutuhan pangan, polisi juga menyerahkan pakaian bekas layak pakai kepada para korban.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat kebakaran.

Anak Korban Kebakaran Dapat Perlengkapan Sekolah

Perhatian juga diberikan kepada anak-anak dari keluarga korban kebakaran.

Polsek Noyan menyalurkan sejumlah perlengkapan pendidikan, mulai dari seragam sekolah tingkat SD, sepatu, tas sekolah hingga alat tulis.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak korban tetap menjalankan aktivitas belajar di tengah kondisi keluarga yang sedang menghadapi musibah.

Polisi Pastikan Korban Tidak Merasa Sendiri

Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kepada masyarakat ketika membutuhkan.

“Kami datang untuk memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang akibat kebakaran, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali bangkit,” kata Iptu Suharyanto.

Polsek Noyan Pantau Kondisi Korban

Iptu Suharyanto menambahkan, pihak kepolisian akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa, perangkat dusun, dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan kondisi warga pascakebakaran.

Menurutnya, dukungan serta gotong royong dari berbagai pihak diperlukan agar beban para korban dapat ditangani bersama.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap memberikan perhatian kepada para korban. Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi dan anak-anak tetap dapat bersekolah. Semoga bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi keluarga yang terdampak,” harapnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Sanggau melalui Polsek Noyan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga korban kebakaran sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui semangat kepedulian dan gotong royong. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.