4 Orang yang Ditangkap Terkait Challenge Hafalan Surat Al Quran Hadiah Miras di Ancol Jadi Tersangka
Irwan Wahyu Kintoko August 14, 2026 10:35 AM

Polisi menangkap empat orang terkait challenge hafalan surat Al-Quran berhadiah minuman keras (miras) di salah satu booth merek miras Newport dalam acara The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, empat orang yang ditangkap telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Berdasarkan rangkaian penyidikan dan alat bukti yang diperoleh, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka, masing-masing RES, AK, I, dan M," kata Iman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2026).

Dari keempat tersangka tersebut, RES dan AK ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Keduanya ditangkap pada Rabu (12/8/2026) setelah dilakukan pendalaman kepada manajemen The Sounds Project hingga brand minuman Newport.

Peran tersangka RES merupakan pembawa acara kegiatan hiburan di depan booth Newport.

Sementara itersangka berinisial I dan AK berperan sebagai pihak yang mengajukan tantangan dengan mengambil mikrofon dari RES.

Keduanya kemudian menantang pengunjung dengan imbalan satu botol minuman beralkohol dari booth Newport.

Sedangkan M merupakan orang yang menerima tantangan tersebut dan terekam dalam video yang kemudian viral saat membacakan potongan ayat Al-Quran.

"Tersangka M kemudian tampil dan melafalkan Surat Ad-Dhuha melalui pengeras suara," ujar Iman.

Saat ini penanganan kasus sudah memasuki tahap penyidikan.

Dalam prosesnya, polisi melibatkan sejumlah ahli digital forensik, ahli agama Islam dari MUI dan Kementerian Agama.

Polisi juga akan melibatkan ahli bahasa, ahli hukum pidana, ahli digital forensik, serta pihak yang memiliki kompetensi untuk memeriksa kadar alkohol dalam produk Newport.

Kasus ini mencuat di media sosial setelah video yang memperlihatkan seorang perempuan membacakan ayat Al-Quran melalui mikrofon beredar pada Minggu (9/8/2026).

Perempuan tersebut diduga mengikuti tantangan untuk mendapatkan hadiah minuman beralkohol dari booth Newport dalam festival musik The Sounds Project.

Video itu kemudian viral dan menuai kecaman dari publik.

Manajemen The Sounds Project, Newport, hingga pembawa acara memberi penjelasan dan menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial masing-masing.

Seorang advokat kemudian membuat laporan terkait dugaan penistaan agama di Polda Metro Jaya.

Secara terpisah, kelompok advokat lain membuat aduan masyarakat (Dumas) ke Bareskrim Polri serta laporan lain di Polsek Pademangan.

Kini, seluruh laporan tersebut telah dihimpun di Polda Metro Jaya dan ditangani Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Menurut Iman, kelima pelapor telah diperiksa bersama sejumlah saksi lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.