Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Pelataran Maplas atau Pasar Tingkat Binaiya yang berlokasi di Jalan Abdullah Soulissa Kota Masohi, Maluku Tengah, Maluku nampak membiru, Jumat (14/8/2026) pagi.
Kader partai Demokrat Maluku Tengah menjalin sinergi dengan elemen masyarakat dalam Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.
Wujud dari gerakan tersebut ialah pembersihan lingkungan sekitar Pasar Binaiya dan Terminal Binaiya, Kota Masohi.
Hadir di tengah-tengah kader partai dan masyarakat, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemda Maluku Tengah.
Baca juga: Berikut 28 Daftar Nama Paskibraka Maluku HUT ke-81 Republik Indonesia
Baca juga: Komitmen Kapolda Maluku Berantas Miras, Total 6 Ton Sopi Disita Sepanjang 2026
Bupati, Zulkarnain Awat Amir berkesempatan membuka 'Gerakan Langit Biru Indonesia Asri' sebagai kegiatan yang memiliki makna penting untuk menjaga lingkungan.
Bagi Zulkarnain, inisiatif dan aksi nyata yang dilakukan hari ini menunjukkan komitmen kepedulian yang besar terhadap kelestarian lingkungan hidup di kabupaten bertajuk bumi Pamahanunusa.
Dikatakan, Kabupaten Maluku Tengah dianugerahi kekayaan alam dan lingkungan yang sangat indah. Namun, keindahan ini tidak akan bertahan lama tanpa adanya kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan adalah tantangan nyata yang kita hadapi saat ini. Oleh karena itu, gerakan pro-lingkungan seperti Gerakan Langit Biru ini menjadi sangat relevan dan mendesak.
"Gerakan Langit Biru Indonesia Asri harus kita maknai sebagai aksi nyata, bukan sekadar slogan. Lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari tindakan sederhana: tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pembakaran sampah, menanam dan merawat pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan, sungai, dan pesisir," ajak Zulkarnain.
Dirinya juga mengapresiasi DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah beserta seluruh panitia pelaksana.
Di sisi lain, Ketua Panitia, Yopie Lasamahu menuturkan, gerakan di pagi hari tersebut berfokus pada pembersihan sampah di seputaran Pasar Binaiya Masohi dan Terminal Binaiya. Sejalan dengan kerja bakti Pemda Maluku Tengah setiap Selasa dan Jumat.
DPC Demokrat Maluku Tengah juga menyerahkan sejumlah perlengkapan kebersihan untuk peserta yang terlibat.
Selain itu diadakan pula kerja bakti membersihkan tempat ibadah masjid juga gereja yang berfokus di dua titik yakni Kota Masohi dan Waipia.
"Kegiatan ini dalam rangka HUT ke 25 tahun Partai Demokrat, dan telah dilaunching oleh DPP Partai Demokrat pada 10 Juli 2026 di Pacitan Jawa Timur," terang Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Maluku Tengah itu.
Melalui gerakan ini, DPC Demokrat berhadap agar masyarakat senantiasa menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarang.
Sementara itu, Sekretaris DPC Demokrat Maluku Tengah, Ismail Ohorella menegaskan komitmen Partai Demokrat yang hadir bersama komunitas masyarakat menggalakan sikap peduli lingkungan.(*)