Musim Ikan Tiba di PPN Prigi Trenggalek, Harga Tongkol dan Teropong Naik hingga Dua Kali Lipat
faridmukarrom August 14, 2026 02:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK – Musim ikan membawa berkah bagi nelayan di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Tidak hanya hasil tangkapan yang melimpah, harga sejumlah jenis ikan juga mengalami kenaikan signifikan hingga dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Suasana PPN Prigi pada Jumat (14/8/2026) tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan anak buah kapal (ABK) dan pedagang ikan memadati area pelabuhan untuk melakukan aktivitas bongkar muat dan transaksi hasil tangkapan laut.

Para ABK terlihat bahu-membahu mengeluarkan ikan dari ruang penyimpanan kapal. Sebagian lainnya memanggul keranjang anyaman bambu berisi ikan menuju area penimbangan yang telah dipenuhi para pedagang.

Di sepanjang area loading PPN Prigi, puluhan pedagang berjajar membawa timbangan untuk membeli ikan hasil tangkapan nelayan. Ikan yang baru diturunkan dari kapal langsung ditimbang sebelum dibawa ke berbagai daerah tujuan pemasaran.

Baca juga: Kondisi Siswa SD Trenggalek Diduga Keracunan MBG Membaik, Diare dan Muntah Berangsur Hilang

Hasil Tangkapan Meningkat hingga 7 Ton

Salah seorang nelayan asal Watulimo, Mujito alias Menir (53), mengaku bersyukur karena musim ikan kali ini memberikan hasil tangkapan yang melimpah.

Menurutnya, hasil tangkapan biasanya dihitung berdasarkan jumlah keranjang yang berhasil dibawa pulang dalam satu kali melaut.

"Tangkapan ya 50 (keranjang), 70 ada yang 100," ulasnya.
Dalam satu keranjang, berat ikan dapat mencapai lebih dari satu kuintal atau sekitar 110 hingga 120 kilogram. Dengan jumlah tersebut, hasil tangkapan sekali berlayar bisa mencapai sekitar 6 hingga 7 ton ikan.

Melimpahnya hasil tangkapan menjadi keuntungan tersendiri bagi para nelayan, terlebih harga ikan saat ini juga sedang tinggi.

Harga Tongkol dan Teropong Melonjak

Mujito mengatakan kenaikan harga ikan menjadi kabar baik bagi para nelayan karena berdampak langsung pada pendapatan mereka.

Saat ini, harga ikan tongkol mencapai sekitar Rp 20 ribu per kilogram. Harga tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan kondisi sebelum musim ikan.

"Kalau dari harga sebelumnya 2 kali lipat. Dulu 10 ribu sekarang 20 ribu per kilogram," paparnya.
Selain tongkol, ikan teropong juga mengalami kenaikan harga yang cukup tajam. Jika sebelumnya hanya berkisar Rp 15 ribu per kilogram, kini harganya dapat menembus Rp 35 ribu per kilogram.

"Kalau yang teropong itu ya sampai 35 ribu per kilogram yang sebelum musim paling mentok 15 ribu," akuinya.
Menurut Mujito, dua jenis ikan yang saat ini paling banyak ditangkap nelayan adalah ikan tongkol dan ikan teropong.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas jual beli ikan berlangsung sangat ramai. Keranjang-keranjang berisi ikan berjajar setelah proses penimbangan selesai dilakukan.

Para pedagang kemudian mengangkut ikan yang telah dibeli untuk didistribusikan ke berbagai pasar dan daerah tujuan.

Sementara itu, para ABK yang baru menyelesaikan proses bongkar muat juga menerima upah hasil melaut selama beberapa hari. Selain mendapatkan bagian pendapatan, mereka juga membawa ikan yang telah disiapkan oleh pemilik kapal.

Musim ikan yang disertai kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan di PPN Prigi. Kondisi tersebut diharapkan dapat terus berlangsung sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Trenggalek.
 
 (Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.