TRIBUNNEWS.COM - Pelatih sementara Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui Vietnam memiliki keuntungan besar jelang semifinal Piala AFF 2026.
Menurut Tan Cheng Hoe, kekuatan utama Vietnam terletak pada komposisi skuad. Tim asuhan Kim Sang-sik itu disebut datang dengan susunan pemain terbaiknya di Piala AFF 2026 ini.
Meski begitu, Malaysia memiliki satu modal yang tak kalah penting, yakni dukungan publik sendiri.
"Tim Vietnam memiliki keuntungan karena mereka memiliki skuad terkuat untuk turnamen ini, tetapi kami memiliki keuntungan bermain di kandang dan akan memanfaatkannya sebaik mungkin," tegas Tan Cheng Hoe, dikutip dari Soha.
Malaysia akan lebih dulu menjamu Vietnam pada leg pertama semifinal di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Namun, persiapan Malaysia justru diganggu sejumlah masalah kebugaran pemain.
Beberapa pemain Malaysia tidak bisa mengikuti latihan penuh karena cedera.
Lini tengah menjadi sektor yang paling terdampak. Endrick Dos Santos mengalami cedera lutut, sedangkan Aliff Haiqal Lau bermasalah dengan hamstring.
Dua pemain sayap, Mohamadou Sumareh dan Engku Nur Shakir Nur Yacob, juga mengalami masalah kebugaran. Namun, jenis dan tingkat cedera keduanya belum diungkapkan.
Masalah Malaysia semakin bertambah setelah Wan Kuzain harus meninggalkan turnamen.
Gelandang yang bermain di Amerika Serikat tersebut dipanggil kembali oleh klubnya, Sporting JAX, untuk tampil di kompetisi USL Championship.
"Kami tidak dapat mendaftarkan pemain baru untuk pertandingan mendatang atau untuk sisa turnamen. Kami terpaksa terus bermain dengan skuad yang ada," kata Tan Cheng Hoe.
Dalam skema 4-3-3, Tan Cheng Hoe biasanya mengandalkan tiga gelandang tengah.
Kini, pilihannya semakin terbatas. Ia hanya memiliki Ziad El-Basheer, Sergio Aguero, Ibrahim Manusi, dan Daryl Sham George untuk mengisi sektor tersebut.
Meski begitu, Tan Cheng Hoe tidak ingin kondisi tersebut menjadi alasan bagi Malaysia.
"Sejak awal memang sulit dan penuh tantangan, tetapi kami terus maju, dan itulah yang selalu kami pertahankan. Kami tidak goyah menghadapi kesulitan yang datang menghampiri kami," ujarnya.
Tan juga masih memiliki beberapa pemain yang belum mendapat kesempatan bermain di turnamen ini.
Menurutnya, berdasarkan pemantauan selama latihan, para pemain tersebut siap secara fisik dan mental untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain cedera.
"Ada beberapa pemain di turnamen ini yang belum mendapat kesempatan bermain, tetapi berdasarkan apa yang saya amati dalam sesi latihan, mereka siap secara mental dan fisik untuk menggantikan pemain yang cedera," kata Tan.
"Sebagai pelatih, saya sedang mempertimbangkan opsi pemain untuk lini tengah dalam tantangan melawan Vietnam," lanjutnya.
Baca juga: India Mundur, Ini 4 Kandidat Pengganti Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Malaysia sebenarnya memiliki pemain serbaguna yang bisa ditempatkan di lini tengah.
Bek tengah Aysar Hadi Sapri dan penyerang Paulo Josue merupakan dua nama yang bisa menjalankan peran tersebut.
Namun, Tan Cheng Hoe tidak ingin mengambil risiko dengan mengubah struktur tim secara berlebihan.
"Saya tahu kami memiliki pemain serbaguna yang dapat bermain di banyak posisi berbeda, tetapi saya tidak akan memilih seseorang hanya untuk mengisi skuad," tegasnya.
"Mereka harus benar-benar siap bermain di lini tengah, karena kami tahu kemampuan lawan kami. Saya ingin para pemain memahami persyaratan taktis, memiliki disiplin untuk bertahan dengan solid, menjaga fokus, dan bermain cerdas baik dengan maupun tanpa bola," tutup Tan.
Di tengah keterbatasan skuad, Malaysia setidaknya memiliki keuntungan bermain di depan pendukung sendiri.
Dukungan suporter di Stadion Kuala Lumpur diharapkan bisa menjadi tambahan energi bagi skuad Harimau Malaya untuk memenangi laga leg pertama demi meraih tiket ke final Piala AFF 2026.
Leg 1
Pukul 20.00 WIB - Singapura vs Thailand
Pukul 20.00 WIB - Malaysia vs Vietnam
Leg 2
Pukul 20.00 WIB - Thailand vs Singapura
Pukul 20.00 WIB - Vietnam vs Malaysia
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)