Selama 10 Hari Terakhir, Cuaca Panas Melanda Krayan Selatan, Sawah Milik Warga Mulai Kekurangan Air
Junisah August 14, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Setelah berjibaku memulihkan akses jalan akibat tanah longsor, warga di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kini menghadapi persoalan lain.

Sejumlah sawah warga mulai kekurangan air.Kondisi tersebut terjadi setelah wilayah Kecamatan Krayan Selatan dilanda cuaca panas dan kering selama sekitar 10 hari terakhir.

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan kondisi cuaca pada Kamis (13/8/2026) secara umum cerah.

Suhu berada di kisaran 17 hingga 26 derajat Celsius. Namun, kondisi lapangan terpantau kering dengan panas yang cukup terik.

Baca juga: Dinas Kehutanan Kaltara Imbau Warga Waspada Karhutla di Tengah Cuaca Panas dan Kering

"Beberapa sawah warga mulai kekurangan air dan kering karena cuaca yang panas sekitar 10 hari ini, “ kata Hasanuddin.

Meski demikian, aktivitas masyarakat untuk bertani sawah masih berjalan normal.

Kondisi ketersediaan air menjadi salah satu hal yang terus diperhatikan di tengah proses pemulihan pascabencana tanah longsor.

Prakiraan Cuaca Terus Dipantau

Untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca, Pos Lapangan Krayan Selatan terus melakukan pemantauan secara rutin.

Petugas tidak hanya melihat kondisi cuaca secara visual, tetapi juga memantau informasi prakiraan cuaca melalui website BMKG.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan di tingkat kecamatan dan desa.

Baca juga: BMKG Sebut Cuaca Panas di Tarakan Dipengaruhi Kelembapan Udara Rendah, Bukan Gelombang Panas

Pemantauan cuaca menjadi penting mengingat wilayah tersebut masih dalam masa tanggap darurat akibat bencana tanah longsor.

Di sisi lain, proses pemulihan jalan dan jembatan juga masih berlangsung.

Petugas harus mempertimbangkan kondisi cuaca dalam melaksanakan pekerjaan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas masyarakat secara umum tetap berlangsung.

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mulai kembali melintasi jalur Krayan Barat menuju Krayan Selatan maupun sebaliknya setelah beberapa titik jalan mendapatkan pemulihan darurat.

Bahkan, waktu tempuh menggunakan sepeda motor dari Krayan Selatan menuju Long Bawan kini dilaporkan kurang dari tiga jam.

Longsor di Nunukan 02 14082026
PEMULIHAN - Proses pemulihan darurat pasca bencana tanah longsor di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kamis (13/8/2026).

BPBD Nunukan bersama pemerintah kecamatan, desa, TNI-Polri dan relawan masyarakat masih terus melakukan pemantauan kondisi wilayah.

Perkembangan situasi juga dilaporkan secara berkala kepada unsur pimpinan Kabupaten Nunukan, Pusdalops BNPB dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Di tengah akses yang mulai pulih, kondisi sawah yang mulai kekurangan air menjadi perhatian baru bagi warga Krayan Selatan.

Petugas pun diminta tetap waspada terhadap perkembangan cuaca dalam beberapa hari ke depan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.