BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya menerjemahkan pidato kenegaraan Presiden menjadi kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Arah pembangunan daerah dipastikan tetap berfokus pada peningkatan kesejahteraan melalui pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Momentum kemerdekaan juga dimaknai sebagai penguat untuk menjalankan program-program pro-rakyat secara berkelanjutan.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, seluruh jajaran pemerintah daerah telah menyimak pidato kenegaraan Presiden dengan seksama. Arahan yang disampaikan pemerintah pusat harus menjadi pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah.
Ia menilai tujuan utama kebijakan nasional adalah menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga Kabupaten Bangka Selatan.
“Kita ikuti apa yang menjadi arahan Presiden, karena apa yang disampaikan beliau saya pikir memang kebaikan untuk masyarakat Bangka Selatan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (14/8/2026).
Riza menegaskan kepala daerah memiliki tanggung jawab mengimbangi visi pemerintah pusat melalui program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
Baginya, makna kemerdekaan tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh kebijakan daerah harus berorientasi pada kepentingan rakyat.
Ia menyebut tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur harus diterjemahkan menjadi buah kinerja di tingkat daerah. Keberhasilan pemerintah, menurutnya, diukur dari kemampuan menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga.
Hal itu menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menyusun berbagai program pembangunan.
“Kami memaknainya bagaimana Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur itu menjadi buah kinerja,” jelas Riza Herdavid.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, lanjut dia, tetap memprioritaskan program-program yang berpihak kepada kebutuhan dasar masyarakat. Layanan kesehatan gratis, pendidikan, hingga pemenuhan hak-hak dasar warga menjadi fokus utama dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia menegaskan setiap kebijakan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Sebagai pengelola keuangan daerah, amanah dari pemerintah pusat harus diwujudkan melalui penggunaan anggaran yang tepat sasaran. Prioritas belanja daerah, kata dia, harus selalu mendahulukan kepentingan masyarakat sebelum program lainnya. Dengan begitu, kemerdekaan dapat benar-benar dirasakan melalui meningkatnya kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.
“Merdeka itu bagi kami adalah bagaimana selalu memprioritaskan kebutuhan dasar rakyat Bangka Selatan dulu. Seperti berobat gratis, pendidikan, dan hak-hak rakyat,” tegasnya.
Selain menyoroti kesejahteraan, Bupati mengapresiasi penyampaian Presiden terkait keberhasilan menutup sekitar seribu tambang timah ilegal di Indonesia. Ia menilai langkah tersebut merupakan capaian positif dalam memperbaiki tata kelola pertambangan nasional. Menurutnya, penertiban tambang ilegal menjadi fondasi penting bagi pengelolaan sumber daya alam yang lebih sehat.
Ia juga menyinggung capaian PT Timah yang membukukan keuntungan sekitar Rp2,7 triliun pada semester pertama 2026 sebagaimana disampaikan dalam pidato Presiden. Kinerja positif perusahaan pelat merah tersebut tidak berhenti pada angka keuntungan semata. Daerah penghasil timah seperti Bangka Selatan harus ikut merasakan manfaat melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kalau PT Timah untung Rp2,7 triliun, tentunya ini harus berdampak terhadap daerah, khususnya masyarakat Bangka Selatan,” sebutnya.
Dalam momentum HUT Ke-81 Republik Indonesia, Riza juga mengajak masyarakat menyambut kemerdekaan dengan penuh semangat dan optimis. Ia berharap seluruh elemen masyarakat mampu melewati berbagai tantangan dengan memperbanyak kegiatan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Optimis dinilai menjadi modal penting dalam membangun daerah secara bersama-sama.
“Saya berharap masyarakat Bangka Selatan ikut menikmati kemerdekaan ini dengan optimistis, mampu melewati segala rintangan dan melakukan hal-hal positif demi kebaikan bersama,” pungkas Riza Herdavid. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)