TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat Bencana Cuaca Ekstrim Kekeringan Dampak El-Nino Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mencatat realisasi pendistribusian air bersih selama periode 1 hingga 12 Agustus 2026.
Sebanyak 363.300 liter air bersih telah disalurkan kepada warga terdampak krisis air.
Bantuan air bersih ini telah menjangkau ribuan warga tersebar di beberapa titik strategis di Kabupaten Mamuju Tengah.
Baca juga: Sumur Mengering Akibat Kemarau, BPBD Polman Kirim 4.000 Liter Air untuk Warga
Baca juga: Tak Lagi Manual, 33 Desa di Mamuju Tengah Mulai Digitalisasi Data Rumah Tak Layak Huni
Hal ini disampaikan Staf Pusdatin BPBD Mamuju Tengah, Rezky Ilhamsyah saat dikonfirmasi Tribunsulbar, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, bantuan ini dinikmati oleh 1.513 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 4.539 jiwa yang tersebar di 15 desa, meliputi 4 kecamatan.
Distribusi air bersih dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah.
Berikut rincian penyaluran per kecamatan:
1. Kecamatan Topoyo menjadi wilayah dengan cakupan desa terbanyak, yaitu 7 desa yang meliputi Desa Kabubu, Paraili, Salupangkang, Tabolang, Topoyo, Waeputeh, dan Pangalloang.
2. Kecamatan Budong-Budong menerima bantuan untuk 4 desa, yakni Desa Salugatta, Pontanakayyang, Tinali, dan Babana.
3. Kecamatan Tobadak mendapatkan distribusi untuk 2 desa, yaitu Desa Tobadak dan Mahahe.
4. Kecamatan Karossa juga menerima untuk 2 desa, yakni Desa Kayucalla dan Sukamaju.
5. Sementara itu, Kecamatan Pangale tercatat nihil permintaan bantuan air bersih karena belum ada laporan kebutuhan dari wilayah tersebut.
Operasi kemanusiaan ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor dengan mengerahkan total 18 armada operasional dari berbagai instansi.
Rinciannya, BPBD: 2 unit armada air bersih, PMI 2 unit armada air bersih, Polres 2 unit (1 armada air bersih & 1 water cannon pemadam), BPBPK Sul-Bar 3 unit armada multifungsi (air bersih & pemadam), BWS V Mamuju 2 unit armada air bersih.
Tidak hanya itu, TNI 1 unit armada multifungsi, BAZNAS / UPTD Air Bersih, Masing-masing 1 unit armada air bersih, Dinsos 1 unit dapur umum personel, DAMKAR / Manggala Agni masing-masing 1 unit armada pemadam dan PSC 119 Pabeta 1 unit ambulans.
Olehnya itu, ia mengimbau masyarakat membutuhkan pasokan air bersih darurat segera menghubungi layanan pengaduan 24 jam di nomor 085375747157.
Masyarakat diharapkan proaktif melaporkan kebutuhan air bersih di wilayahnya masing-masing agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Satgas juga akan terus memantau perkembangan situasi kekeringan di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju Tengah dan menyesuaikan strategi distribusi sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah