TADEA 2026 Hadirkan Program AAJI Peduli Bumi, Dukung Produktivitas Petani Garam di Bangkalan
Content Writer August 14, 2026 03:32 PM

SURYA.CO.ID – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat lewat rangkaian kegiatan Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026. TADEA 2026 tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi insan asuransi jiwa berprestasi, namun juga menghadirkan kegiatan Industry Social Responsibility (ISR) melalui program AAJI Peduli Bumi, serta menyalurkan charity TADEA ke-39 kepada Rumah Usiawan Panti Surya.

Sebagai bagian dari rangkaian TADEA 2026, kegiatan ISR tahun ini mengangkat tema “Bantuan Pemanfaatan Teknologi pada Petani Tambak Garam”.

Melalui program tersebut, AAJI menyalurkan bantuan berupa geomembran seluas 1.600 meter persegi kepada para petani tambak garam di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. Kehadiran AAJI merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan kepada para petani tambak garam yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan serta menggerakkan perekonomian daerah.

Penyaluran bantuan teknologi geomembraN
Penyaluran bantuan teknologi geomembran seluas 1.600 meter persegi kepada para petani tambak garam di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur .

Baca juga: Studio Podcast AAJI Hadir Bantu Edukasi Soal Asuransi Jiwa Kalangan Milenial

Ketua Panitia TADEA 2026, Antonius Probosanjoyo, mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa tidak hanya berfokus pada perlindungan finansial, tetapi juga turut berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana kita membantu masyarakat agar dapat bekerja lebih produktif, memiliki penghasilan yang lebih baik, sehingga dapat menatap masa depan dengan lebih optimis.”

Program AAJI Peduli Bumi merupakan kelanjutan dari inisiatif AAJI pada tahun-tahun sebelumnya sekaligus menjadi bagian dari komitmen industri asuransi jiwa dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Pada tahun sebelumnya, AAJI berkontribusi melalui penanaman mangrove sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Tahun ini, semangat tersebut dilanjutkan melalui dukungan pemanfaatan teknologi geomembran yang diharapkan dapat menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Baca juga: Hadapi Sandwich Generation, Generasi Muda Diminta Siapkan Aset dan Proteksi Sejak Dini

Geomembran yang digunakan berbahan HDPE (High Density Polyethylene) dan memiliki daya tahan tinggi sehingga dapat membantu mencegah rembesan pada tambak. Penggunaan geomembran juga dapat membantu menjaga kualitas tambak dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan. Selain itu, warna hitam pada geomembran mampu menyerap panas secara optimal sehingga dapat mempercepat proses penguapan dan kristalisasi garam, yang pada akhirnya diharapkan dapat mempercepat proses panen.

“Kami berharap teknologi sederhana ini dapat semakin meningkatkan tekad para petani garam yang luar biasa, sehingga proses produksi menjadi lebih optimal, panen lebih cepat, dan hasil yang diperoleh pun semakin baik,” tambah Antonius.

Lebih lanjut, AAJI juga menyalurkan charity TADEA ke-39 kepada Rumah Usiawan Panti Surya, sebuah rumah yang penuh kasih dan kehangatan bagi para oma dan opa di Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari TADEA 2026 yang tidak hanya merayakan pencapaian insan industri, tetapi juga berbagi dan menciptakan manfaat bagi sesama.

Area pemanfaatan teknologi geomembran para petani tambak garam di Kabupaten
Bangkalan, Jawa Timur .
Area pemanfaatan teknologi geomembran para petani tambak garam di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur . (istimewa)

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, AAJI terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Sejalan dengan semangat AAJI tahun ini, “Menjaga Kepercayaan, Mengukir Makna”, berbagai kegiatan sosial yang dihadirkan diharapkan dapat menjadi bentuk nyata kepedulian industri asuransi jiwa sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Semoga bantuan yang kami serahkan bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Selain itu, menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara industri asuransi jiwa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” tutup Antonius.

Kegiatan ISR ini turut didukung oleh PT AXA Mandiri Financial Services; PT Prudential Life Assurance; PT Asuransi Allianz Life Indonesia; PT Asuransi BRI Life; PT Prudential Sharia Life Assurance; AJB Bumiputera 1912; PT Infolife Pensiontama; PT Asuransi Ciputra Indonesia; PT Asuransi Jiwa Taspen; PT Asuransi Jiwa IFG; PT Great Eastern Life Indonesia; PT Pacific Life Insurance; dan PT Asuransi Jiwa BCA.

Baca juga: One by IFG Dorong Pertumbuhan Bisnis Asuransi Digital dan Perluas Jangkauan Pasar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.