TRIBUNWOW.COM- Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggerebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
Penggerebekan tersebut merupakan pengembangan dari pengejaran seorang buronan kasus narkotika yang diduga menjadi salah satu gembong narkoba di Kampung Bahari.
Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan, buronan tersebut sebelumnya terlibat dalam kasus kepemilikan 98 kilogram sabu yang diungkap pada November 2023.
"Dari hasil pengejaran kita kemudian hari ini, kira-kira tadi malam pukul sembilan, kami berhasil menangkap pelaku yang kami surveillance dari Kampung Bahari menuju satu lokasi yang ada di Mangga Besar," kata Roy.
Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan seorang pria bersama buronan berinisial MR alias Bos Gendut yang dikenal di Kampung Bahari.
Baca juga: BNN RI Gerebek Sarang Narkoba Kampung Bahari, Bandar Kelas Kakap Bos Gendut Ditangkap
Dari hasil interogasi, MR kemudian memberikan informasi mengenai sejumlah orang yang diduga terkait dengannya serta menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti di sebuah rumah di Jalan Samudera, Kampung Bahari.
BNN kemudian menggelar operasi pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIB dengan melibatkan sekitar 350 personel.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang serta sejumlah barang bukti, di antaranya mobil, senjata api, peluru, dan narkotika jenis ganja gorila.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti nonnarkotika seperti BPKB, uang dan aset lainnya.
Roy mengatakan, pengungkapan ini juga akan dikembangkan ke dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Pasalnya, BNN mengklaim telah mengidentifikasi aset yang berkaitan dengan jaringan tersebut dengan nilai sekitar Rp 39 miliar.
"Kami berhasil juga menyita beberapa aset baik itu uang tunai maupun aset-aset yang bergerak maupun yang tidak bergerak yang kita kalkulasi sebanyak Rp39 miliar yang sudah kita akan proses nanti tindak pidana pencucian uangnya (TPPU)," ujar Roy.
Baca juga: Polisi dan BNN Dilempari Batu hingga Petasan saat Grebek Kampung Bahari seusai Bos Gendut Ditangkap
Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis Bos Gendut.
Akibat perlawanan itu, seorang anggota Polri mengalami luka pada bagian mata sebelah kiri.
Roy mengatakan anggota tersebut telah mendapatkan perawatan di klinik dan diperbolehkan pulang.
BNN menegaskan operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari akan terus dilakukan meski petugas menghadapi perlawanan di lapangan.