Tanpa Gugatan, Pilkades Serentak Tapin Berjalan Kondusif, 39 Kades Terpilih Tunggu Pelantikan 
Irfani Rahman August 14, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tapin berlanjut setelah seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara di 39 desa selesai dilaksanakan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tapin, Rahmadi, mengatakan pihaknya kini mempersiapkan tahapan penetapan hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Hal itu disampaikannya seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tapin, Jumat (14/8/2026).

Rahmadi mengatakan, dari 39 desa yang melaksanakan Pilkades, para calon kepala desa terpilih selanjutnya akan ditetapkan untuk kemudian dilantik secara serentak.

"Untuk penetapan, kita nanti membuat telaah kepada Bapak Bupati untuk penetapan kepala desanya. Dari 39 itu yang terpilih ditetapkan untuk dilantik," ujarnya

Baca juga: Daftar 39 Kepala Desa Terpilih di Tapin Kalsel, Cek Kades Petahana Bertahan dan Tumbang 

Baca juga: Panen 600 Buah Melon Golden di Kebun Percontohan PKK Tabalong, H Fani Ajak Optimalkan Pekarangan

Pelantikan kepala desa terpilih direncanakan berlangsung pada 1 Oktober 2026. Meski Surat Keputusan (SK) kepala desa kemungkinan selesai lebih awal, tanggal yang menjadi acuan masa jabatan tetap mengikuti waktu pelantikan.

"SK-nya mungkin lebih awal selesai sebelum tanggal pelantikan, tapi yang dipakai nanti tanggal pelantikan, 1 Oktober," jelasnya.

Untuk lokasi pelantikan, Pemkab Tapin berencana menggunakan Pendopo Galuh Bastari di kawasan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.

Dalam pelantikan tersebut, kepala desa terpilih juga akan didampingi ketua Tim Penggerak PKK desa. Untuk ketua TP PKK desa, proses pelantikan dilakukan oleh camat sesuai ketentuan.

Rahmadi menambahkan, pihaknya saat ini juga mulai mempersiapkan kebutuhan pakaian dinas upacara bagi kepala desa terpilih.

"Kami hari ini rapat di kantor, mengumpulkan para sekretaris desa untuk persiapan penganggaran pakaian kepala desa yang baru," katanya.

Termasuk bagi 13 kepala desa petahana yang kembali terpilih. DPMD akan berkoordinasi apakah mereka akan menggunakan pakaian lama atau mendapatkan pakaian baru.

"Rata-rata mau yang baru. Karena kalau baju putih sudah lama, dicuci atau dilaundry bisa berubah warna menjadi kuning," ujarnya.

Pilkades Paling Kondusif

Rahmadi menyebut pelaksanaan Pilkades serentak kali ini menjadi salah satu yang paling aman dan kondusif dibandingkan gelombang sebelumnya.

Menurutnya, tidak ada gugatan maupun protes pascapemungutan dan penghitungan suara dari calon ataupun tim sukses.

"Alhamdulillah dari tiga gelombang yang sudah kita laksanakan, gelombang kedua ini yang paling mulus jalannya," katanya.

Ia mengakui pada pelaksanaan Pilkades sebelumnya kerap muncul gugatan atau protes dari calon maupun tim sukses setelah pemungutan suara. Kondisi tersebut kemudian membutuhkan waktu dan energi untuk penyelesaian.

Namun, pada pelaksanaan kali ini, DPMD melakukan langkah antisipasi sejak muncul riak-riak sebelum hari pemungutan suara.

"Kami dengar riak-riak, langsung kami antisipasi. Baik dengan pendekatan maupun surat edaran untuk mempertegas. Alhamdulillah ini paling aman, paling lancar, paling kondusif di antara Pilkades yang sudah kita laksanakan," ungkapnya.

Rahmadi menilai kelancaran tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara panitia tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Selain itu, dukungan unsur Forkopimda serta aparat keamanan juga dinilai turut menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pilkades.

"Ini bisa menjadi model untuk Pilkades kita ke depannya. Dukungan dari panitia kabupaten, Forkopimda, tim keamanan, Polres, Kodim, semuanya sangat luar biasa, ditambah Brimob," katanya.

Gelombang Berikutnya 2028

Setelah pelaksanaan Pilkades serentak 2026, gelombang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2028.

Rahmadi menyebut terdapat 27 desa yang masuk dalam gelombang ketiga Pilkades Kabupaten Tapin.

"Gelombang berikutnya dua tahun kemudian, 2028. Gelombang tiga ada 27 desa," ujarnya.

Selain Pilkades serentak, Pemkab Tapin juga telah melaksanakan pemilihan kepala desa pergantian antarwaktu (PAW) di dua desa pada 5 Agustus 2026.

Kedua desa tersebut yakni Desa Pematang Karangan, Kecamatan Tapin Tengah, dan Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara.

Rahmadi mengatakan kedua proses PAW tersebut juga berjalan aman dan lancar. Kepala desa terpilih selanjutnya diproses untuk penetapan.

"Alhamdulillah berjalan dengan aman dan lancar juga, tidak ada masalah. Ini sudah terpilih, mereka juga akan kita proses untuk penetapannya," katanya.

Dengan demikian, proses penetapan dan pelantikan selanjutnya akan mencakup kepala desa hasil Pilkades serentak serta dua kepala desa hasil PAW.

Sementara itu, DPMD juga tengah memproses pengisian jabatan Penjabat (Pj) Kepala Desa Balawaian, Kecamatan Piani, menyusul kepala desa sebelumnya meninggal dunia.

"Ini sudah berproses juga. Mudah-mudahan SK-nya bisa keluar dalam waktu yang tidak terlalu lama," pungkas Rahmadi. 

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.