Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kerap mendapatan laporan ibu hamil meninggal karena menempuh perjalanan 7-9 jam. Namun, ia menegaskan tidak boleh lagi ada ibu hamil (bumil) meninggal karena harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar,” kata Prabowo dalam Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, pemerataan fasilitas kesehatan (faskes) menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan masyarakat, termasuk ibu dan anak, mendapatkan pelayanan medis tanpa harus pergi ke daerah lain.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). RSUD tersebut ditargetkan mampu menangani berbagai penyakit termasuk yang menyebabkan kematian tertinggi seperti stroke, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak
Selain itu, ia juga melaporkan bahwa pemerintah merencanakan bakal ada 66 RS di wilayah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar. Di mana 20 RS diantaranya sudah beroperasi. “Saya kira setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit yang mampu menyelamatkan rakyat,” ujarnya.
Fasilitas kesehatan tersebut juga telah dilengkapi sejumlah layanan dan peralatan medis, termasuk pemeriksaan jantung, CT scan, mamografi, USG, serta layanan kesehatan modern lainnya.
Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, pemerintah juga menyiapkan ambulans udara menggunakan pesawat kecil dan helikopter. Kendaraan tersebut diharapkan dapat mendarat di berbagai lokasi, termasuk lapangan rumput, pasir, hingga kawasan di tepi sungai.
Selain itu, ia juga mengatakan pemerintah tengah menyiapkan terobosan melalui layanan ambulans udara. Bahkan, Prabowo juga punya ide inovatif yang akan menyiapkan tim dokter terbang.
"Untuk itu kita harus buat terobosan inovatif, salah satu jalan ada ambulans udara dan bahkan nanti ada tim dokter terbang. Kalau perlu dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana," tutur Prabowo.