Jago Merah Mengamuk di Labuan Tabu Martapura Banjar, Empat Rumah Tinggal Rangka
Irfani Rahman August 14, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA-Kebakaran permukiman terjadi di Jalan Melati, Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Jumat (14/8/2026) siang. 

Dalam kejadian tersebut, empat rumah terdampak, dengan tiga di antaranya mengalami rusak berat.

Kasi Sarpras dan Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Rudi Muzakkir, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 14.05 Wita melalui grup emergency.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kami tiba sekitar pukul 14.16 Wita dan mendapati api masih berkobar,” ujar Rudi.

DPKP Banjar mengerahkan 18 personel dengan unit Kajama Biru Manis serta dua unit Water Supply Fire Truck. 

Baca juga: Sakit Hati Sering Diejek, Lansia di Banjar Kalsel Bunuh Tetangga Rekayasa Korban Seolah Gantung Diri

Baca juga: Bantu Peternak Pemudah Gembalakan Ternak, Dosen di Tala Bikin Pagar Pintar dengan Kontrol Lewat HP

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan bekerja sama dengan relawan pemadam kebakaran setempat.

Berkat penanganan bersama, api berhasil dikendalikan dan tidak kembali meluas. 

Proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 14.25 Wita, setelah itu petugas melakukan pendataan serta dokumentasi sebelum kembali ke Mako DPKP Banjar.

Rudi menyebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan.

Rumah milik Yusuf Halidi dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa dan mengalami rusak berat. Rumah Ahmad Saidi dihuni satu KK dengan empat jiwa juga rusak berat.

Kemudian rumah Muhammad Aspihani yang dihuni satu KK dengan enam jiwa mengalami rusak berat. Sementara rumah Ahmad Rif’an yang dihuni satu KK dengan dua jiwa mengalami rusak ringan.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Untuk kerugian materiel, sementara tercatat empat rumah terdampak, tiga rusak berat dan satu rusak ringan,” jelas Rudi.

Ia menambahkan, proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas, sekaligus berkoordinasi dengan relawan pemadam kebakaran di sekitar lokasi.

“Kesiapsiagaan petugas dan kerja sama dengan relawan sangat membantu sehingga kebakaran dapat segera ditanggulangi,” katanya.

(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.