TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada yang berbeda dalam rapat Paripurna DPRD kota Manado mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto di ruang rapat paripurna kantor DPRD Manado, Jumat (14/8/2026) pagi jelang siang.
Stand kopi hadir di bagian belakang sebelah kiri ruangan tersebut.
Ini menghibur para undangan.
Mereka bisa mendengar pidato Presiden sambil minum kopi.
Dan ini bukan sembarang kopi.
Tapi kopi dengan campuran rempah.
Banyak yang jatuh cinta pada rasanya hingga bolak balik di stand itu.
"Wah ini kopinya unik," kata Mario salah satu undangan," katanya.
Stand tersebut membawa brand Rampahaus.
Sang owner Michelle Bernard turun langsung.
Dia sangat ramah dan cekatan.
Senyum manisnya seakan jadi pintu masuk bagi rasa kopi yang unik.
"Menu kami semuanya minuman rempah, kopi ini namanya Kopi rempah nusantara," katanya
Saya mencoba minuman wedang jahenya.
Rasanya yang segar di tenggorokan menyegarkan badan ini yang agak flu, juga jadi tameng bagi AC yang dingin di ruangan tersebut.
Ungkap dia, Rampahaus biasa dijual di Kompleks Bahu Mall, Tamansari Lagoon lantai dasar, Manado.
Ia bercerita Rampahaus mulai eksis pada 10 Oktober 2025.
Pendirinya adalah ia dan seorang temannya bernama Cassy Elle.
"Kami mencari ide dan sampailah pada minuman rempah, kami punya menu jejak rempah, kalau kopi rasanya sudah banyak, kami mencoba sesuatu yang baru," kata dia.
Sebut dia, Cassy punya kemampuan kuliner yang baik.
Keduanya mencari resep terbaik.
"Hampir tiga bulan teman saya berusaha mencari resep minuman yang enak, unik, higienis dan sehat," kata dia.
Hasil tak mengkhianati usaha keras.
Resep itu hadir, dan dibukalah Rampahaus.
Tak disangka laku keras.
Peminatnya banyak.
"Usaha ini kemudian berkembang, kini sudah ada empat karyawan," katanya.
Sukses tak membuat mereka berpuas diri.
Resep baru terus dicari.
Lalu hadirlah Kopi rempah nusantara.
"Inilah menu andalan kami," katanya.
Ungkap dia, Rampahaus buka setiap hari.
Dari pukul 10 pagi hingga 11.30 malam.
"Ayo datang ke Rampahaus, anda dijamin puas dengan menu yang unik dari kekayaan alam Indonesia berupa rempah," katanya. (Art)
Baca juga: DPRD Sulut Paripurnakan KUA PPAS Tahun Anggaran 2027, Proyeksi Pendapatan Rp3,24 T, Belanja Rp3,02 T
(TribunManado.co.id/Art)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini