Liputan6.com, Jakarta Resep gulai kambing menjadi salah satu andalan ketika stok daging melimpah, entah saat perayaan Idul Adha maupun acara keluarga. Perpaduan daging yang empuk dengan kuah santan kekuningan yang kaya rempah membuat hidangan ini selalu dinanti. Banyak yang mengira membuatnya rumit, padahal dengan urutan langkah yang tepat, resep gulai kambing empuk yang gurih anti prengus bisa dimasak sendiri di rumah.
Gulai kambing berakar dari tradisi kuliner Minangkabau di Sumatra Barat dan dikenal sebagai salah satu ragam kari khas Indonesia. Kekayaan rempahnya tak lepas dari jejak perdagangan rempah serta pengaruh kuliner Arab, India, dan Persia yang berpadu dengan bahan lokal seperti santan dan kunyit. Hidangan ini juga terdokumentasi dalam literatur masakan daerah, salah satunya buku 100 Resep Masakan Minang Paling Populer terbitan Gramedia Pustaka Utama.
Selain populer sebagai olahan sisa daging kurban, gulai kambing punya banyak versi daerah. Berikut satu resep gulai kambing santan yang tuntas, mulai dari cara menekan bau prengus, teknik agar daging empuk, hingga rahasia kuah gurih tanpa santan pecah.

Ciri khas gulai kambing terletak pada kuahnya yang kental, berwarna kuning keemasan dari kunyit, dan padat rempah seperti ketumbar, jintan, kapulaga, hingga kayu manis. Inilah yang membedakannya dari olahan kambing lain. Tongseng kambing khas Solo, misalnya, memakai potongan kol, tomat, dan kecap sehingga rasanya cenderung manis-gurih, sementara tengkleng kambing mengandalkan tulang dengan kuah yang lebih encer. Bahkan, banyak yang mengulas perbedaan tengkleng dan tongseng dari bahan serta cara memasaknya. Gule khas Jawa pun berbeda karena kuahnya lebih encer dan tidak sepekat gulai.
Tantangan utama mengolah kambing adalah aroma khas yang kerap disebut prengus. Mengacu pada riset yang dipublikasikan National Library of Medicine, aroma khas "goaty" pada daging kambing terutama dipicu oleh asam lemak rantai bercabang (branched-chain fatty acids), dan kadarnya berbeda-beda tergantung jenis kambing.
Aroma ini cenderung lebih menonjol pada kambing yang lebih tua, sehingga pemilihan daging turut menentukan hasil akhir. Menaklukkan tekstur kambing yang liat juga butuh kesabaran.
| Porsi | Waktu Persiapan | Waktu Masak | Tingkat Kesulitan |
|---|---|---|---|
| 6 porsi | 30 menit | 1 jam 30 menit | Sedang |

Kelompokkan bahan agar proses memasak lebih rapi. Untuk hasil terbaik, pilih daging kambing yang segar berwarna merah cerah dan bertekstur kenyal.
Dua langkah awal adalah kunci untuk menghilangkan bau prengus daging kambing. Lumuran air jeruk nipis membantu menetralkan aroma tajam, sedangkan merebus sebentar mengangkat kotoran dan buih penyebab bau.

Gulai kambing tanpa santan. Bagi yang menghindari santan, kuah bisa diganti kaldu kambing kental dengan tambahan tomat halus agar tetap gurih dan sedikit asam. Simak inspirasinya pada resep gulai kambing tanpa santan yang lebih ringan.
Versi khas Padang yang lebih pekat. Tambahkan daun kunyit dan asam kandis untuk aroma khas Minang, dengan kuah yang cenderung lebih kental dan gelap. Racikan rempahnya bisa mengikuti gaya gulai kambing santan khas Nusantara.
Versi praktis dan cepat. Gunakan panci presto untuk mempercepat proses melunakkan daging, cocok saat waktu terbatas. Untuk takaran yang lebih ringkas, cek gulai kambing sederhana maupun versi yang memperhatikan nilai gizinya.
Lumuri daging dengan air jeruk nipis lalu diamkan sekitar 30 menit sebelum dibilas, dan rebus sebentar untuk membuang buih serta kotoran. Membungkus daging dengan daun pepaya atau melumurinya dengan parutan nanas juga efektif karena enzim alaminya memecah senyawa penyebab bau. Hindari mencuci daging berlebihan agar teksturnya tidak alot. Cara lain bisa dilihat pada panduan bumbu dapur untuk mengusir bau prengus.
Potongan bertulang seperti iga, sandung lamur, atau bagian paha sangat cocok karena kolagen dan sumsumnya membuat daging lembut dan kuah lebih kaya. Utamakan daging kambing muda yang seratnya lebih halus dan pilih daging berkualitas berwarna merah cerah. Untuk variasi sajian, daging kambing juga lezat diolah menjadi sate kambing maranggi.
Gulai kambing bersantan sebaiknya disimpan di lemari es dan dihabiskan dalam 2-3 hari. Panaskan secukupnya saja dan hindari memanaskan kuah bersantan berulang kali agar kualitas lemaknya tetap terjaga. Meski begitu, daging kambing tetap menyimpan gizi seperti protein dan zat besi, dengan kolesterol yang lebih rendah dari sapi bila diolah dengan tepat.
Dengan penanganan daging yang tepat dan kesabaran saat memasak, resep gulai kambing empuk anti prengus ini bisa jadi hidangan istimewa di meja makan keluarga. Sajikan hangat bersama nasi putih dan pelengkap favorit, lalu nikmati kuah santannya yang gurih dan kaya rempah. Selamat mencoba dan bereksperimen dengan takaran rempah sesuai selera.