WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bagi sebagian besar student-athlete, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Jakarta bukan sekadar ajang untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan bermain basket.
Lebih dari itu, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk menciptakan pengalaman serta kenangan berharga bersama orang-orang terdekat.
Hal tersebut dirasakan oleh Reginna Joycelynn Heuw (Reginna) dan Phoebe Cailynn Heuw (Phoebe). Dua saudara kandung yang hanya terpaut usia dua tahun itu akhirnya mendapat kesempatan untuk bermain bersama dan membela SMA Permai Jakarta di DBL North Jakarta 2026.
Musim ini menjadi kesempatan terakhir Reginna memperkuat skuad putri Permai. Sementara bagi Phoebe, gelaran kali ini menjadi debutnya di kompetisi DBL.
Dengan demikian, DBL North Jakarta 2026 menjadi momen pertama sekaligus terakhir bagi keduanya untuk berbagi lapangan dalam satu tim.
“Kita memang sudah pengin main DBL bareng, apalagi kita juga cuma beda dua tahun. Jadi, harusnya bisa main bareng,” ujar Reginna.
Sebagai sang kakak, Reginna lebih dahulu mengenal basket. Ia mulai menekuni olahraga tersebut atas dorongan sang ayah ketika pandemi Covid-19 berlangsung.
Sejak saat itu, kecintaannya terhadap basket pun semakin tumbuh.
“Di basket, friendship-nya luar biasa. Kita bisa fight bareng, terus seru banget. Terus, kita juga bisa berkembang bareng teman-teman yang lain,” tuturnya.
Melihat sang kakak menjalani aktivitas sebagai pemain basket, ketertarikan Phoebe terhadap olahraga tersebut ikut muncul.
Selama enam tahun terakhir, keduanya akhirnya sama-sama berkembang di dunia basket.
Bermain dalam satu cabang olahraga dan berbagi lapangan sebagai saudara menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi Reginna dan Phoebe.
Terlebih, kesempatan untuk berkompetisi bersama anggota keluarga bukanlah pengalaman yang dapat dirasakan oleh semua orang.
Sebagai kakak, Reginna juga merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu Phoebe beradaptasi.
Ia ingin memastikan sang adik dapat menyesuaikan diri dengan baik bersama tim sekaligus menghadapi persaingan di lapangan.
“Soalnya, dia (Phoebe) tuh kadang malas latihan. Jadi, harus diajak dulu. Aku juga punya pesan ke dia kalau main jangan suka marah-marah karena aku sendiri suka emosi, hahaha,” kata Reginna.
Perjalanan Permai di DBL North Jakarta 2026 pun dipastikan menjadi kenangan berharga bagi kedua bersaudara tersebut. Selain berhasil mewujudkan keinginan untuk bermain bersama, Reginna dan Phoebe juga mengawali musim ini dengan hasil positif.
Permai berhasil mengamankan kemenangan perdana setelah melewati pertandingan sengit melawan SMA Bina Tunas Bangsa (BTB Knights). Mereka menutup laga dengan kemenangan 24-21 pada Kamis, (13/8).
Selanjutnya, Reginna, Phoebe, dan rekan-rekan setimnya akan menghadapi persaingan di babak Fantastic Four. Keduanya bertekad memberikan penampilan terbaik untuk membawa Permai melangkah lebih jauh.
Bagi Reginna, ambisi terbesar musim ini adalah menutup tahun terakhirnya bersama Permai dengan mencapai partai puncak. Sementara itu, ia juga menitipkan pesan kepada Phoebe yang masih memiliki dua musim untuk melanjutkan perjuangannya di DBL.
“Bisa lebih pro dan lebih serius main basketnya. Dia juga harus bisa lebih koordinasi sama tim dan lebih pede daripada sekarang,” pungkas Reginna.
DBL North Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.
Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100 persen Indonesia”.
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.