AC Milan Bakal Kecipratan Untung dari Transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah
Arie Noer Rachmawati August 14, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Tijjani Reijnders berpotensi kembali berganti klub hanya satu tahun setelah meninggalkan AC Milan.

Gelandang Timnas Belanda itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan verbal untuk melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al Qadsiah.

Kabar mengejutkan tersebut mencuat di tengah panasnya bursa transfer musim panas 2026.

Pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Reijnders telah menyepakati kepindahan ke Al Qadsiah.

Manchester City juga disebut telah menerima tawaran senilai 61 juta euro atau sekitar Rp1,25 triliun untuk melepas pemain berusia 28 tahun tersebut.

Jika transfer terealisasi, perjalanan Reijnders bersama Manchester City bakal berlangsung sangat singkat.

Ia baru bergabung dengan klub berjuluk The Citizens pada musim panas 2025 setelah diboyong dari AC Milan.

Saat itu, Manchester City mengeluarkan dana 55 juta euro untuk mendapatkan Reijnders, dengan tambahan bonus hingga 14 juta euro.

Bonus tersebut berkaitan dengan sejumlah pencapaian, termasuk keberhasilan klub maupun sang pemain memenuhi target tertentu.

Kini, hanya berselang satu musim, Reijnders berpeluang meninggalkan Etihad Stadium dan mencoba tantangan baru di kompetisi Arab Saudi.

Baca juga: Manchester City Lepas Tijjani Reijnders ke Arab Saudi, AC Milan Malah Dapat Rezeki Nomplok

Baca juga: Baru Semusim di Manchester City, Tijjani Reijnders Masuk Radar 2 Klub Liga Inggris

AC Milan Bisa Ikut Ketiban Rezeki

Kepindahan Reijnders ke Al Qadsiah juga berpotensi menjadi kabar baik bagi AC Milan.

Rossoneri sebelumnya menjadi klub yang melepas sang gelandang ke Manchester City dengan nilai transfer awal 55 juta euro.

Apabila ada klausul atau mekanisme keuntungan dari penjualan berikutnya dalam kesepakatan transfer sebelumnya, Milan berpeluang mendapatkan pemasukan tambahan dari kepindahan Reijnders.

Sementara bagi Manchester City, transfer tersebut dapat memberikan keuntungan finansial setelah hanya menggunakan jasa Reijnders selama satu musim.

Reijnders sendiri kini tinggal menunggu perkembangan akhir negosiasi sebelum resmi membuka lembaran baru bersama Al Qadsiah.

Jika seluruh proses berjalan lancar, pemain Belanda itu akan melanjutkan kariernya di Arab Saudi setelah periode singkat bersama Manchester City.

Sebelum hengkang ke Inggris, Reijnders merupakan salah satu gelandang andalan I Rossoneri.

Bahkan Reijnders sempat meneken kontrak baru dengan klub Kota Mode hingga Juni 2030.

Pemilik 35 caps bersama Belanda itu memainkan peran kunci sebagai gelandang tengah AC Milan dengan mengumpulkan 73 laga di Liga Italia sejak gabung pada musim panas 2023.

Jalan cerita kariernya seketika berubah saat ia menerima pinangan dari Man City pada musim panas 2025.

Perjalanannya di Inggris nyatanya tidak berjalan mulus di bawah asuhan Pep Guardiola.

Itu lantaran gelandang berdarah Maluku itu cuma dimainkan dalam 47 laga di berbagai ajang musim lalu.

Untuk musim 2026-2027, persaingan di lini tengah juga diyakini semakin sengit seiring keberadaan Elliot Anderson yang baru didatangkan dari Nottingham Forest.

Terlepas dari hal itu, transfer Tijjani Reijnders perlu memberikan disepakati secara penuh untuk menuju ke Arab Saudi.

Namun yang pasti, AC Milan tetap akan kecipratan untung terlepas kepergian Reijnders dari Man City ke klub mana pun.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.