Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga komoditas kakao dan pinang kering ditingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh dilaporkan cenderung stabil, Jumat (14/8/2026).
Saat ini, harga kakao kering bertahan diangka Rp 83.000 per kilogram, sementara pinang kering berada di level Rp 12.000 per kilogram .
Tauke hasil bumi di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Sabri alias Win mengungkapkan bahwa kestabilan harga ini sudah berlangsung dalam kurun waktu beberapa hari hingga satu bulan terakhir.
“Untuk harga kakao kering stabil sejak dua hari terakhir, sedangkan harga pinang kering sudah bertahan stabil selama sebulan terakhir,” ujar Sabri kepada TribunGayo.com, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan, kondisi stok kedua komoditas unggulan tersebut di pasaran saat ini dalam kondisi aman dan stabil.
Hal ini dipengaruhi oleh pergerakan harga di pasar utama Sumatera Utara (Medan) yang belum mengalami perubahan signifikan.
Kondisi harga yang stabil ini disambut baik oleh para petani setempat, meski mereka tetap menaruh harapan besar agar harga kakao dapat melonjak kembali seperti beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, harga kakao saat ini masih bertahan di angka Rp 83.000 per kilogram.
Semoga ke depannya bisa kembali naik ke level tertingginya yang pernah menyentuh Rp 170.000 per kilogram,” ungkap Hasyim, petani kakao asal Desa Bintang Alga Musara, Kecamatan Leuser.
Senada dengan Hasyim, harapan serupa juga disampaikan oleh Asbi, petani asal Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, serta sejumlah petani kakao lainnya di wilayah Kecamatan Lawe Sigala-Gala. (*)
Baca juga: Sempat Anjlok, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Kembali Naik Rp 83.000 per Kg
Baca juga: Dinilai Kurang Transparan, GeRAK Minta Masyarakat dan APH Awasi 10 Proyek PISEW di Aceh Tenggara