TRIBUNBATAM.id, BATAM – Atmosfer sepak bola Batam kembali memanas. Sejumlah legenda Timnas Indonesia dipastikan hadir dan tampil dalam Batam International Football Series 2026 yang akan digelar pada 22–23 Agustus 2026.
Lima nama besar sepak bola nasional yang dijadwalkan memperkuat Timnas Indonesia Legend adalah Rully Nere, Rahmad Darmawan, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan. Mereka akan menghadapi BP Batam Legend dalam laga ekshibisi yang menjadi salah satu agenda utama festival sepak bola internasional tersebut.
Dari kubu BP Batam Legend, sejumlah pejabat BP Batam juga akan turun ke lapangan, di antaranya Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, dan Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano.
Baca juga: Profil Xavi Hernandez, Pelatih Baru Timnas Belanda, Pelatih Non-Belanda Pertama Sejak 1978
Lebih dari Sekadar Nostalgia
Pertandingan legenda ini merupakan bagian dari Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang diselenggarakan BP Batam bersama Garuda Yaksa FC Academy dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa kehadiran para legenda bukan hanya untuk menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi pesepak bola muda Batam.
“Kami ingin anak-anak Batam melihat bahwa mimpi menjadi pesepak bola hebat bisa dimulai dari lapangan sederhana, dari kompetisi usia dini, dan dari keberanian untuk terus berlatih,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, pembinaan sepak bola usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, mental bertanding, dan kemampuan pemain.
Ketua Dewan Pembina Panitia Batam Grassroots Festival Fary Djemy Francis mengatakan festival ini dirancang untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan.
“Legenda hadir untuk memberi inspirasi, grassroots menjadi fondasi regenerasi, dan pertandingan internasional menjadi jembatan agar anak-anak Batam berani bermimpi menuju panggung yang lebih besar,” kata Fary.
Selain laga legenda, festival juga menghadirkan Batam International Grassroots Football Festival dan International Trofeo yang mempertemukan Geylang International FC (Singapura), Indera FC (Brunei Darussalam), Garudayaksa FC, dan Batam Premier FC.
Pesan dari Legenda Timnas
Legenda Timnas Indonesia era 1980-an Rully Nere menekankan bahwa pemain nasional tidak lahir secara instan.
“Pemain Timnas tumbuh dari kompetisi usia dini, disiplin, dan kesempatan. Festival seperti ini penting agar semakin banyak talenta Batam berani bermimpi membela Indonesia,” ungkap Rully.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Batam diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah turnamen internasional, tetapi juga menjadi tempat lahirnya talenta-talenta sepak bola masa depan Indonesia. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)