Kapal Kandas di Muaro Padang: Tim Gabungan Evakuasi Penumpang Pakai Papan dan Tali di Tengah Badai
Rezi Azwar August 14, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kapal cepat Mentawai Fast terdampar di kawasan pintu masuk Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, belum ada satu pun penumpang yang berhasil dievakuasi dari kapal.

Tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, Polri, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat masih berupaya mengevakuasi para penumpang yang berada di dalam kapal.

Pantauan TribunPadang.com pada pukul 19.20 WIB, tim gabungan terlihat membawa papan panjang yang akan digunakan sebagai pijakan para penumpang. Papan panjang dibawa dengan cara dipikul bersama-sama.

Sekitar 12 menit kemudian, belasan orang kembali datang membawa tali tambat kapal berwarna putih.

Baca juga: Keluarga Histeris Tiba di Lokasi Pelajar SMP Hanyut di Batang Arau Padang: "Pulanglah Nak"

EVAKUASI PENUMPANG KAPAL- Petugas gabungan membawa tali tambat untuk mengevakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam.
EVAKUASI PENUMPANG KAPAL- Petugas gabungan membawa tali tambat untuk mengevakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Namun, hingga pukul 20.00 WIB, para penumpang belum berhasil dievakuasi dari kapal.

Jumlah tim gabungan yang membantu proses evakuasi juga terus bertambah.

Martinus, salah seorang warga yang berada di lokasi, mengatakan hingga saat ini belum ada penumpang yang berhasil keluar dari kapal.

"Penumpang belum ada keluar kapal. Sementara penumpang sudah banyak yang muntah karena goyangan kapal," jelasnya.

Baca juga: Breaking News Pelajar SMP Dilaporkan Hanyut Saat Berenang di Aliran Sungai Batang Arau Padang

Hingga saat ini, hujan disertai badai dan gelombang besar masih melanda kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Hendri Zulviton yang berada di lokasi mengatakan tim gabungan saat ini masih fokus mengevakuasi para penumpang.

"Untuk berapa penumpang dan bagaimana kondisi penumpang kami belum bisa menyampaikan. Karena saat ini kami fokus mengevakuasi para penumpang," katanya kepada TribunPadang.com.

Kandas Saat Hendak Masuk Muaro Padang

Lokasi kapal kandas tidak jauh dari Pelabuhan Muaro Padang yang berada di Jalan Batang Arau, Kota Padang.

Pantauan TribunPadang.com pada pukul 19.09 WIB, tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat masih berupaya mengevakuasi para penumpang.

Proses evakuasi mengalami kendala karena hujan cukup lebat disertai badai dan gelombang laut yang besar membuat petugas kesulitan mendekati kapal.

Di lokasi, para penumpang tampak masih bertahan di dalam kapal. Sebagian duduk di bagian dalam dan belakang kapal, sementara beberapa lainnya terlihat berdiri di atas kapal.

Awak kapal Mentawai Fast juga berupaya mengamankan para penumpang yang masih berada di kapal yang kandas tersebut.

Kapal beberapa kali terlihat bergoyang cukup hebat akibat dihantam gelombang laut. Sejumlah penumpang tampak berupaya berpegangan pada bagian kapal untuk menjaga keseimbangan.

Masyarakat juga terus berdatangan ke lokasi untuk melihat proses evakuasi.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Kota Padang, BPBD: Waspada Banjir Bandang hingga Longsor

Aldian, warga sekitar, mengatakan kapal tersebut kandas sekitar pukul 17.50 WIB. Saat kejadian, kapal sedang dalam perjalanan dari Kepulauan Mentawai menuju Kota Padang.

"Kejadian pukul 17.50 WIB. Itu kapal dari Mentawai menuju Padang," katanya kepada TribunPadang.com.

Menurut Aldian, hingga saat itu belum ada penumpang yang berhasil keluar dari kapal karena kondisi gelombang laut cukup besar.

"Belum ada yang berhasil keluar dari kapal. Karena kondisi gelombang cukup besar," jelasnya.

Tim gabungan masih terus berupaya melakukan evakuasi terhadap para penumpang dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut.

Baca juga: 9 ABK Tugboat Symphony Selamat dari Kebakaran di Perairan Padang, 1 Meninggal Dunia

Tersangkut Bebatuan dan Bangkai Kapal

Ketua Kelompok Siaga Bencana (KSB) Lumba-Lumba Batang Arau, Syafrianto, mengatakan kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Kepulauan Mentawai menuju Kota Padang.

Kapal Mentawai Fast kandas sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak berlabuh di Muaro Padang.

"Kandasnya itu sekitar pukul 18.00 WIB, kapal ini dari Mentawai menuju Padang," kata Syafrianto.

Syafrianto menjelaskan, kapal diduga terdorong ke tepian akibat hantaman ombak dan hembusan angin yang cukup kuat.

Kondisi tersebut membuat kapal tersangkut di kawasan bebatuan.

"Karena ke tepian itu sehingga menyebabkan kapal tersangkut ke bebatuan. Selain itu, di bagian tersangkut itu juga ada bangkai kapal yang menyebabkan kapal Mentawai Fast juga tersangkut," ujarnya.

Ia menyebut kondisi kapal saat kejadian dalam keadaan penuh penumpang.

Bahkan, sebagian besar penumpang yang berada di dalam kapal tersebut disebut merupakan anak-anak.

"Penumpang penuh dan kebanyakan anak-anak," katanya.

Baca juga: Breaking News Kapal Tugboat Asal Sibolga Terbakar di Perairan Padang, Satu ABK Meninggal Dunia

Tim Gabungan Berupaya Evakuasi

Kapal Mentawai Fast masih terlihat tersangkut dan terombang-ambing di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut diperparah dengan ombak yang masih cukup besar serta angin yang bertiup kencang.

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Polairud, serta sejumlah stakeholder terkait telah berada di lokasi.

Tim gabungan masih berupaya melakukan proses evakuasi terhadap para penumpang kapal Mentawai Fast.

Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang di sekitar lokasi agar keselamatan penumpang maupun petugas tetap terjaga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.