Sambut HUT ke-81 RI, Koperasi APN Momentumkan Panen Perdana Sawit Demi Ekonomi Rakyat
Moch Krisna August 14, 2026 11:32 PM

 




TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG
- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa dalam kegiatan panen perdana Koperasi Produsen Adhi Praja Nusantara (APN) yang berlangsung di wilayah kerja sama eks Perusahaan Usaha Sinar Dian Abadi (PSDA) di Al-Qadir.

Panen perdana tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengelolaan perkebunan kelapa sawit berbasis kemitraan.

Ketua Koperasi Produsen Adhi Praja Nusantara (APN), Sadrul Khoir, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya panen perdana tersebut.

“Alhamdulillah, sudah kita kuasai dan sudah kita serahkan kepada Koperasi Produsen Adhi Praja Nusantara. Panen perdana dilakukan pada Kamis (13/8/2026),” kata Sadrul Khoir, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, hasil panen perdana menunjukkan prospek yang cukup menjanjikan. Berdasarkan kondisi tanaman dan kualitas tandan buah segar (TBS), terdapat potensi yang masih dapat dikembangkan secara optimal.

“Apabila pengelolaan kebun dilakukan secara konsisten, profesional, dan sesuai dengan kesepakatan kerja sama yang telah dibangun bersama para mitra, potensi tersebut bisa dikembangkan lebih optimal,” ujarnya.

Sadrul menekankan pentingnya perawatan tanaman secara rutin untuk menjaga produktivitas perkebunan. Pemeliharaan tersebut mencakup penyiangan atau weeding, pemeliharaan areal, hingga penunasan.

“Perawatan yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi TBS,” katanya.

Selain aspek teknis perkebunan, Sadrul menaruh perhatian terhadap dampak sosial dan ekonomi dari pengelolaan kawasan tersebut. Ia berharap kegiatan perkebunan tidak hanya memberikan manfaat bagi pihak yang terlibat langsung, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat sekitar untuk ikut mengambil bagian.

Salah satunya melalui keterlibatan putra-putri daerah di sekitar kawasan perkebunan. Sadrul mendorong para mitra untuk merangkul masyarakat lokal, termasuk melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Semangat tersebut sejalan dengan harapan pemerintah agar pengelolaan sumber daya dan kegiatan ekonomi dapat diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” katanya.

Menurut dia, keberadaan perusahaan maupun lembaga yang bekerja sama di daerah seharusnya tidak berjalan sendiri. Kemitraan perlu dibangun dengan hubungan yang saling menguntungkan sehingga manfaat kegiatan perkebunan dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

Keterlibatan masyarakat lokal, baik melalui lapangan pekerjaan, usaha pendukung, maupun kemitraan, diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di sekitar wilayah perkebunan.

Dalam kegiatan panen perdana tersebut, Sadrul juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran manajemen yang turut menyaksikan kegiatan, termasuk Direktur Operasional APN Agrinas, Tuhu Bangun.

Turut hadir jajaran CRO, Kadip, RH, Regional Head, serta sejumlah unsur manajemen lainnya yang berada dalam lingkup CRO 5, khususnya wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Bagi Sadrul, panen perdana yang bertepatan dengan momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna tersendiri. Kemerdekaan, menurutnya, tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa, tetapi juga sebagai semangat membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Karena itu, mari kita terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat ikhtiar, dan memanfaatkan setiap potensi yang ada demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan yang diawali dengan panen perdana tersebut dapat berkembang menjadi model kerja sama perkebunan yang mampu memberikan dampak ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat.

“Mari kita bermunajat, berikhtiar kepada Allah SWT. Semoga upaya kita, semangat kemerdekaan ini bisa kita pupuk, bisa kita pelihara untuk lebih bermanfaat kepada bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.