TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Para sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bertemu pada Kamis (13/8/2026).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengaku belum mengetahui isi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Puan mengatakan tidak ada kader PDIP yang mengikuti pertemuan para sekjen partai politik tersebut.
“Ya belum tahu ada apa isinya, karena kan enggak ada (kader PDIP) yang ada di situ,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Tujuh partai politik di parlemen mendukung pemerintahan Prabowo Subianto, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara itu, PDIP, pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dengan perolehan kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2024–2029, memilih berada di luar pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai penyeimbang. Sikap tersebut tidak berarti PDIP menyatakan diri sebagai oposisi.
Baca juga: PAN Sepakat dengan Megawati: PDIP di Luar Kabinet Bukan Musuh Pemerintah
Puan yang juga menjabat sebagai Ketua DPR RI memperkirakan pertemuan tersebut membahas langkah Indonesia ke depan.
Terlebih, Indonesia baru saja memperingati 81 tahun kemerdekaan.
“Ya pasti, harusnya itu pertemuan untuk membicarakan bagaimana ke depannya setelah 81 tahun ini,” ujarnya.
Puan mengatakan dirinya akan mencari tahu isi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
“Dan mungkin nanti saya akan tanya, apa isi pembicaraannya,” imbuh Puan.
Baca juga: Guyon Prabowo Singgung Pilpres: Daerah Penghasil Kopi Pasti Dukung Saya, Tapi Pemilu Masih Lama
Pernyataan Puan disampaikan sehari setelah pertemuan para sekjen partai politik pendukung pemerintahan tersebut berlangsung.
Puan tidak menyebut dirinya tidak mengetahui adanya pertemuan tersebut maupun bahwa PDIP tidak diundang. Ia hanya menyatakan belum mengetahui isi pembahasannya karena tidak ada kader PDIP yang hadir.
Dengan demikian, isi pembahasan pertemuan para sekjen partai politik tersebut belum diketahui dari keterangan Puan.