TRIBUNNEWS.COM - Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, membawa kabar terbaru mengenai kondisi kakinya menjelang tampil pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 di India.
Sebelumnya di Japan Open 2026, An Se-young sempat merasakan nyeri hebat pada kaki kirinya ketika menjalani pertandingan babak pertama.
Setelah melakukan pemeriksaan, An Se-young akhirnya memutuskan mundur dari turnamen tersebut karena tidak ingin resiko.
Situasi itu membuat peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut juga menarik diri dari China Open 2026.
Tujuannya demi mendapatkan perawatan dan memulihkan kondisi sebelum menghadapi agenda penting berikutnya.
Kondisi An Se-young kemudian berangsur membaik setelah dirinya menjalani perawatan tambahan selama empat hari di rumah sakit di luar pusat pelatihan nasional Korea Selatan.
Baca juga: An Se-young Bersiap Rebut Mahkota Dunia, Media Korea Soroti Modal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia BWF
Ketika tim nasional Korea Selatan mulai berkumpul di Jincheon National Training Center pada awal Agustus, An Se-young memang tidak langsung bergabung.
Pasalnya sang pemain masih menjalani perawatan untuk memastikan pemulihan kakinya berjalan maksimal.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil karena rasa sakit pada kaki kiri An Se-young disebut sudah jauh berkurang.
Sehingga dirinya kembali mampu mengikuti program latihan bersama tim nasional.
Meski kondisi fisiknya membaik, An Se-young mengakui bahwa rasa sakit yang sebelumnya mengganggunya belum sepenuhnya menghilang saat berangkat ke India pada Jumat (14/8/2026) kemarin.
"Belum sepenuhnya hilang, tetapi saya rasa rasa sakitnya masih cukup bisa ditahan," ujar An Se-young sebagaimana dikutip dari SBS.
An Se-young juga memastikan kondisi tersebut tidak lagi terlalu menghambat persiapannya karena dirinya sudah dapat mengikuti latihan secara normal.
Situasi tersebut tentu menjadi perhatian tim pelatih Korea yang tidak ingin An Se-young memaksakan diri hingga mengalami masalah yang lebih serius.
Tim pelatih masih merasa khawatir An Se-young terlalu memaksakan kondisi tubuhnya karena keinginan untuk tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2026 cukup besar.
Namun, kekhawatiran tersebut tidak mengurangi keyakinan An Se-young bahwa tampil dalam pertandingan justru dapat membantunya menemukan kembali kestabilan permainan.
An Se-young menilai semakin banyak pertandingan yang dimainkan, semakin stabil pula permainannya.
Oleh karena itu, dirinya menilai dapat kembali menemukan alur permainan yang sesuai dengan gaya bermainnya.
"Semakin banyak pertandingan yang saya mainkan, saya menjadi semakin stabil dan menemukan alur untuk menjalankan gaya permainan saya dengan baik," kata An Se-young.
Keyakinan tersebut membuat An Se-young percaya bahwa dirinya tetap mampu memberikan performa terbaik meski kondisi kaki kirinya belum sepenuhnya pulih.
"Saya percaya saya pasti bisa melakukan pekerjaan dengan baik," ujar An Se-young.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 pun menjadi tantangan besar bagi An Se-young setelah dirinya harus melewati periode pemulihan kaki.
Dengan kondisi yang kini jauh lebih baik dan latihan yang sudah dapat dijalani secara normal, An Se-young siap berangkat ke India.
Tentu saja dengan harapan dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Meski demikian, kondisi kaki kirinya menjadi hal yang diperhatikan karena target mempertahankan performa di level tertinggi.
(Tribunnews.com/Niken)