Pupuk Kaltim Gelar Program Vokasi D3, 24 Peserta Fakfak Kuliah di ATI Makassar
Roifah Dzatu Azmah August 15, 2026 12:44 PM

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Aldi Bimantara

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Program Vokasi Diploma 3 (D3) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Sebanyak 24 peserta dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan mengikuti program tersebut untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan industri.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pupuk Kaltim, Bambang Haryanto, dalam rilis pers mengatakan program ini merupakan bentuk kesinambungan komitmen perusahaan dalam membangun kualitas SDM daerah.

"Sekaligus mempersiapkan generasi muda memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja," pungkasnya.

Program ini dikatakannya, hasil kerja sama Pupuk Kaltim dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), melalui Politeknik ATI Makassar.

"Pendidikan dirancang dengan konsep link and matchantara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lingkungan industri Pupuk Kaltim," pungkasnya.

Dikatakannya, program ini merupakan hasil kerja sama Pupuk Kaltim dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Politeknik ATI Makassar.

"Para peserta akan memperoleh pengalaman terkait standar kerja, kedisiplinan, hingga kompetensi teknis yang dibutuhkan industri," terang Bambang.

Baca juga: 29 Mahasiswa IMPT Manokwari Diwisuda, Pengurus Pesan Jangan Lupakan Organisasi

Bambang menjelaskan, proses seleksi dilaksanakan pada Juli 2026 dengan total 102 calon yang diundang dari berbagai kampung di Kabupaten Fakfak.

Dari jumlah tersebut, akhirnya 24 peserta dinyatakan lolos sesuai kuota yang tersedia.

Sebelum memulai perkuliahan, seluruh peserta diberangkatkan menuju Makassar untuk mengikuti pendidikan bela negara selama 10 hari yang berfokus pada pembinaan mental dan fisik.

Setelah itu, peserta akan mulai perkuliahan di Politeknik ATI Makassar sebagai bagian dari Program Vokasi D3 Pupuk Kaltim.

“Selama menjalani pendidikan, peserta akan memperoleh pembelajaran berdasarkan kurikulum vokasi yang diarahkan untuk membentuk kompetensi teknis dan profesional sesuai kebutuhan industri," tandas Bambang.

Setelah mendapatkan pembekalan teori di ATI Makassar, seluruh peserta akan ditempatkan di berbagai unit kerja Pupuk Kaltim untuk mengikuti praktik langsung di dunia industri.

Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam memperkuat kesiapan peserta saat memasuki dunia kerja.

"Hal ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda daerah, dengan menciptakan kesinambungan antara pengembangan SDM dan kebutuhan pembangunan industri di kawasan Timur Indonesia," jelasnya.

Pihaknya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan sesuai target, dan kelak berkontribusi bagi pembangunan Fakfak maupun kemajuan industri.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, yang melepas langsung para peserta, menegaskan program vokasi Pupuk Kaltim merupakan kesempatan berharga yang tidak dimiliki semua orang.

Untuk itu, ia meminta peserta mengikuti pendidikan dengan baik sebagai bekal membangun masa depan.

"Terlebih pembangunan kawasan industri harus diikuti kesiapan masyarakat agar putra-putri daerah dapat mengambil peran secara optimal," ujarnya.

Baca juga: PMKRI Manokwari Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybrat, Desak Investigasi Terbuka

Ia menyebutkan, pendidikan dan peningkatan kompetensi menjadi fondasi penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi bagian dari perkembangan industri di daerah.

"Hari ini Pupuk Kaltim menerima kalian, dan ini adalah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Masa depan sudah terbuka, tinggal bagaimana kita membentuk diri sendiri karena tidak semua orang memiliki kesempatan ini," ujar Bupati Samaun.

Bupati Samaun juga menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang secara berkelanjutan memberikan perhatian terhadap pengembangan SDM putra–putri Fakfak.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah Daerah, dunia pendidikan, dan dunia industri menjadi langkah penting dalam menciptakan SDM lokal yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan.

"Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Fakfak dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten, guna menghadapi pembangunan kawasan industri pupuk yang akan hadir," ucapnya.

Ia pun berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dan kelak menjadi tenaga profesional yang dapat berkarier di sektor industri.

Program Vokasi D3 Pupuk Kaltim menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan putra-putri Fakfak agar memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

"Harapan kami, kalian semua bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik. Jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diberikan. Jadilah tenaga profesional yang nantinya bisa berkarier di Pupuk Kaltim maupun sektor industri lainnya," pesan Bupati Samaun.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.