Peluang Paul Pogba Tinggalkan Monako Bisa Membuka Jalan ke MLS
Budi Santoso August 15, 2026 01:46 PM

Paul Pogba berpotensi meninggalkan Monako, dan klub-klub MLS memantau situasinya dengan saksama. Juara Piala Dunia 2018 itu sedang bernegosiasi mengenai kemungkinan mengakhiri kontraknya lebih cepat, dengan sejumlah tim Major League Soccer mengikuti perkembangan tersebut.

Pogba bergabung dengan Monako pada musim panas tahun lalu setelah menjalani sebagian hukuman larangan bermain akibat kasus doping, dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga musim depan. Kini, kedua pihak sedang membahas penghentian kontrak itu lebih awal. Jika itu terjadi, Pogba akan berstatus agen bebas dan bisa menerima tawaran dari berbagai penjuru dunia.

Sebelumnya, Pogba pernah dikaitkan dengan DC United dan Inter Miami, dua klub MLS dengan profil paling menonjol. Di usia 33 tahun, ia masih memiliki pengakuan global yang sangat besar, dan kepindahan ke Amerika Serikat akan sejalan dengan pola MLS yang kerap memburu pemain veteran berpengalaman dan punya nilai jual tinggi. Belum ada klub yang mengonfirmasi kesepakatan, tetapi kecocokan itu masuk akal di atas kertas: rekam jejak terbukti, nilai nama besar, dan liga yang haus akan bintang.

Cedera paha yang dialami saat sesi pramusim Monako di Inggris pekan ini dapat memperlambat langkah apa pun. Klub-klub MLS yang berminat tentu ingin memastikan ia benar-benar bugar sebelum berkomitmen, terutama mengingat riwayat cederanya yang cukup panjang. Musim pertamanya bersama Monako juga terganggu oleh masalah serupa, sehingga ia hanya tampil sesekali.

Monako baru-baru ini mengganti Sébastien Pocognoli dengan Filipe Luís, perubahan yang bisa membentuk ulang rencana klub di lini tengah. Pelatih baru sering datang dengan prioritas baru, dan Monako mungkin memutuskan Pogba tidak lagi cocok dengan struktur tim. Hal itu akan membuka jalan menuju perpisahan — dan berpotensi menguntungkan kedua belah pihak, dengan Monako bisa melonggarkan beban gaji sementara Pogba memulai lembaran baru.

Karier Pogba belakangan ini banyak ditentukan oleh kasus doping. Ia menerima larangan bermain sementara selama empat tahun setelah dinyatakan positif DHEA pada Februari 2024, terkait tes dari Agustus 2023, dan mengatakan zat tersebut berasal dari suplemen yang tidak ia ketahui termasuk terlarang. CAS kemudian memangkas hukumannya menjadi 18 bulan, dan ia kembali ke sepak bola profesional pada Maret 2025.

Sejak saat itu, ia berupaya merebut kembali tempatnya di dunia sepak bola. Monako belum memberikan komentar publik mengenai pembicaraan apa pun terkait kemungkinan perpisahan.

Belum ada yang benar-benar diputuskan. Masa depan Pogba di Monako bergantung pada negosiasi kontrak yang masih berlangsung dan seberapa cepat ia pulih dari cedera pahanya. Jika kontrak itu diputus dan ia fit untuk bermain, MLS tetap menjadi salah satu tujuan paling realistis — dengan DC United dan Inter Miami sebagai dua klub yang sejauh ini paling erat dikaitkan dengan namanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.