Korban Gempa M 7,7 NTT Bertambah Jadi Lima Orang
Joanita Ary August 15, 2026 02:33 PM

WARTAKOTALIVECOM -- Korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi lima orang.

Data tersebut disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena berdasarkan laporan terakhir yang diterimanya pada Sabtu.

Melki mengatakan, lima korban meninggal dunia tersebut tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai.

Dua orang dilaporkan meninggal dunia di Maumere, Kabupaten Sikka, sementara tiga korban lainnya berada di Kabupaten Manggarai.

"Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang," kata Melki di Kupang, Sabtu.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu pagi.

Guncangan kuat dirasakan di sejumlah daerah di NTT dan membuat warga panik hingga berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri.

Sejumlah laporan dari lapangan juga menyebutkan adanya kerusakan bangunan akibat kuatnya guncangan.

Petugas SAR, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta unsur terkait terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak gempa.

Maumere menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup signifikan.

Dua korban meninggal dunia dilaporkan berada di daerah tersebut. Sementara itu, tiga korban lainnya tercatat di Kabupaten Manggarai.

Jumlah korban tersebut masih berdasarkan laporan sementara yang diterima pemerintah daerah.

Pendataan di sejumlah lokasi terdampak masih berlangsung sehingga perkembangan mengenai jumlah korban maupun kerusakan bangunan masih dapat berubah.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayah yang terdampak.

Penanganan terhadap korban dan pencarian informasi mengenai kemungkinan adanya warga yang masih membutuhkan pertolongan menjadi prioritas setelah gempa.

Guncangan gempa yang kuat juga sempat memicu kepanikan masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Flores.

Warga memilih menjauh dari bangunan dan mencari tempat yang dianggap lebih aman.

Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Situasi pascagempa masih terus dipantau, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Dengan bertambahnya laporan korban menjadi lima orang, pemerintah daerah kini memperkuat penanganan di sejumlah titik terdampak.

Tim di lapangan masih melakukan asesmen untuk mengetahui secara lebih menyeluruh dampak gempa terhadap warga, fasilitas umum, dan bangunan di NTT.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.