TRIBUNNEWS.COM - Persija hampir menyelesaikan pekan pertama untuk pemusatan latihan (TC) di Thailand. Tim asuhan Shin Tae-yong rencananya akan menjalani dua laga uji coba melawan klub domestik yang bermain di kasta kedua dan top level pada pekan berikutnya.
Pada pekan pertama TC, Arlyansyah Abdulmanan dan kolega fokus pada peningkatan fisik dan pematangan mental yang dimulai sejak 10 Agustus 2026.
Para pemain Persija harus melewati menu latihan yang cukup berat dengan Shin Tae-yong, seperti yang pernah diungkap oleh Stjepan Loncar ketika sesi gym di pagi hari kemudian pematangan taktikal di lapangan pada sorenya.
Tujuannya jelas, Shin Tae-yong ingin menciptakan para pemain yang mampu bersaing, karena dalam kompetisi nanti tingkat kesulitan dan intensitasnya lebih tinggi.
Maka para pemain dituntut untuk selalu fokus dan siap secara fisik maupun mental.
Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan sesi pemusatan latihan tersebut, Shin Tae-yong telah merencanakan dua laga uji coba, yakni melawan klub kasta kedua Liga Thailand, Police Tero FC pada 19 Agustus, dan tim papan atas Liga 1 Thailand, Chiangrai United tiga hari kemudian.
Laga melawan Police Tero FC dinilai sebagai penyelarasan kerja sama tim dan antarpemain, sekaligur penerapan sisi taktik di lapangan.
Sementara laga kedua melawan Chiangrai United seperti uji coba dengan susunan terbaik yang dimiliki Shin Tae-yong.
"Pada 19 Agustus 2026, kami akan menyelaraskan kerja sama tim, latihan tim, dan latihan taktik terlebih dahulu," ungkap Shin Tae-yong dikutip dari situs resmi klub.
"Kemungkinan pada 22 Agustus 2026 saat melawan Chiangrai, kami berencana mencoba bermain dengan susunan pemain terbaik," tambahnya.
"Kita akan ada rotasi di kedua pertandingan tersebut," tutupnya.
Berdasarkan sejarah di Thailand, kedua tim tersebut memiliki nama besar dan sejarah panjang di Asia, meskipun saat ini bermain di kasta yang berbeda.
Police Tero FC memiliki rekam jejak juara Liga Thailand pada tahun 2000 dan 2001/2002.
Klub yang dulu terkenal dengan sebutan BEC Tero Sasana itu juga pernah menjadi runner-up Liga Champions Asia pada musim 2002/2003.
Sedangkan Chiangrai United adalah salah satu kekuatan utama di kasta teratas Liga Thailand.
Klub tersebut cukup konsisten bersaing di papan atas dan memiliki sejumlah trofi domestik yang lengkap.
Di antaranya juara Liga Thailand (2019), juara Piala FA Thailand tiga kali (2017, 2018, 2020/2021), juara Piala Thailand (2018), serta juara Thailand Champions Cup tahun 2018 dan 2020.
Mereka juga rutin tampil di ajang Liga Champions Asia.
(Tribunnews.com/Sina)