Kesiapan Paskibraka Nunukan Capai 90 Persen, Pelatih Matangkan Pengibaran dan Penurunan Bendera
Junisah August 15, 2026 06:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Tak banyak waktu yang dimiliki Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara untuk mempersiapkan tugas besar pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam waktu efektif sekitar 10 hari, puluhan pelajar pilihan Kabupaten Nunukan ditempa secara intensif agar mampu menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026.

Hingga kini, tingkat kesiapan mereka disebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Hal itu disampaikan Bripka Asri, perwakilan Polres Nunukan yang menjadi salah satu pelatih Paskibraka Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, latihan tidak hanya dilakukan di lapangan. Para peserta juga menjalani pembinaan selama berada di mess dengan pola kegiatan yang teratur dan disiplin.

Baca juga: Ivana Beatrice Siswi SMAN 1 Nunukan Jadi Pembawa Baki Paskibraka, Latihan dari Subuh hingga Sore

“Untuk kesiapan adik-adik sampai saat ini sudah sekitar 90 persen. Kami berikan latihan baik di lapangan maupun di mess,” ujar Bripka Asri kepada TribunKaltara.com, Sabtu (15/8/2026).

Di balik barisan yang terlihat rapi, para peserta harus melewati rutinitas yang cukup padat.

Hari mereka dimulai sejak sekitar pukul 04.00 Wita. Peserta bangun, melaksanakan ibadah, olahraga, makan, kemudian mengikuti latihan.

Tak berhenti di lapangan, malam harinya mereka masih mendapatkan pembekalan materi dari sejumlah narasumber di Kabupaten Nunukan.

Bripka Asri mengatakan, pola tersebut diterapkan untuk membentuk kedisiplinan sekaligus menjaga kesiapan fisik dan mental para peserta.

Beda Sekolah dan Kecamatan, Pelatih Hadapi Beragam Karakter
Menyatukan puluhan pelajar dari berbagai sekolah dan kecamatan menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih.

Setiap peserta datang dengan karakter dan kebiasaan yang berbeda. Karena itu, pelatih harus membangun kekompakan agar seluruh anggota mampu bergerak dalam satu komando.

“Banyak karakter, sehingga kami membutuhkan waktu untuk memberikan pemahaman bagaimana mereka bisa menjadi kompak dan disiplin,” katanya.

Baca juga: Kisah Assyfa Siswi Nunukan Tembus Paskibraka Kaltara 2026, Dipercaya Jadi Ibu Lurah

Waktu Efektif Hanya 10 Hari

Meski kalender persiapan sekitar dua minggu, Bripka Asri menyebut waktu efektif latihan hanya sekitar 10 hari.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat pelatih mengendurkan persiapan.

Seluruh materi, mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera, terus dimatangkan.

Menurutnya, jumlah personel yang mengalami penyesuaian juga membuat formasi barisan harus disesuaikan.

Meski demikian, perubahan tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelaksanaan tugas Paskibraka.

Pengalaman panjang menjadi pelatih membuat Bripka Asri cukup memahami karakter generasi Paskibraka dari tahun ke tahun.

Ia mengaku telah dipercaya menjadi pelatih sejak 2001.

Menurutnya, setiap tahun selalu ada tantangan dan karakter berbeda yang dihadapi. Namun, targetnya tetap sama, yakni menghadirkan pelaksanaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Target kami selalu membuat lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.

Menjelang pelaksanaan upacara, kesiapan mental menjadi perhatian penting.

Bripka Asri pelatih paskibraka Nunukan 15082026
PASKIBRAKA - Pelatih Paskibraka Tingkat Kabupaten Nunukan, perwakilan Polres Nunukan, Bripka Asri.

Bripka Asri menyebut suasana saat latihan tidal akan sama dengan atmosfer ketika para Paskibraka berada di lapangan upacara pada 17 Agustus.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta tetap fokus, sehat dan mampu mengendalikan mental saat menjalankan tugas.

Ia juga meminta masyarakat Nunukan ikut memberikan dukungan dan doa.

“Kami sangat berharap adik-adik ini bisa tetap fokus. Pada pelaksanaan nanti mereka sudah siap secara fisik, mental dan kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar tanpa hambatan.

“Mohon doanya untuk adik-adik kita yang ada di Kabupaten Nunukan, agar pelaksanaan berjalan lancar tanpa hambatan dan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.