BOLASPORT.COM - Kabar duka yang mendalam tengah menyelimuti penyerang andalan Persib Bandung dan Timnas Indonesia Saddil Ramdani, di tengah persiapan menatap musim baru 2026/2027. Ini karena rumeh keluarganya hangus terbakar.
Musibah besar menipa keluarga Saddil Ramdani setelah rumah orang tuanya yang terletak di Desa Banrangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, dilaporkan hangus terbakar.
Insiden memilukan tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026), dan menurutnya kobaran api melahap seluruh bagian dalam rumahnya hingga habis.
Kejadian ini terasa kian menyesakkan lantaran musibah terjadi tepat saat Saddil Ramdani sedang dalam perjalanan menuju Bali.
Eks pemain Sabah FC tersebut tengah bertolak ke Pulau Dewata untuk bergabung dengan skuad Persib Bandung yang sedang menjalani pemusatan latihan atau training center (TC).
Sebelumnya, Saddil memang tidak berangkat bersama rombongan awal Maung Bandung karena baru saja menyelesaikan tugas negara bersama Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.
Untuk itu, ia bersama beberapa pemain Persib yang sebelumnya membela Timnas Indonesia bertolak ke Bali untuk menjalani persiapan bersama tim.
Namun, saat menuju TC bersama Persib di Bali, ia mendapat kabar tak menyenangkan tersebut.
Ia pun mengaku sangat terkejut saat pertama kali menerima kabar kebakaran tersebut.
Hingga Sabtu (15/8/2026), pemain berusia 27 tahun itu masih terus berkomunikasi dengan pihak keluarga di Sulawesi Tenggara untuk memastikan keselamatan orang tuanya.
"Rumah bapak kebakaran, habis semua dalamnya," ujar Saddil Ramdani sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub, Sabtu (15/8/2026).
"Tapi saya belum tahu lebih lanjut bapak bagaimana, semoga mereka baik-baik saja.
"Saya lagi konfirmasi bagaimana keadaan semuanya soalnya saya arah gabung latihan di Bali sekarang," ujarnya.
Di tengah situasi pelik ini, Saddil menunjukkan profesionalismenya sebagai pesepak bola.
Walaupun hatinya tengah tertuju pada kondisi keluarga di kampung halaman, ia tetap melanjutkan perjalanan untuk memenuhi kewajiban profesionalnya bersama Persib Bandung.
Meski begitu, ia berharap kedua orang tuanya, seluruh keluarga berada dalam kondisi selamat, dan Saddil juga berharap semuanya bisa membaik.
"Saya minta doa dari semua semoga semuanya membaik," kata Saddil.
Dukungan moral memang sangat dibutuhkan Saddil saat ini.
Pasalnya, pemain kelahiran Raha tersebut bakal menjadi pilar kunci Persib dalam menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat.
Tim asal Kota Kembang tersebut musim ini akan menghadapi beberapa kompetisi yakni seperti Super League, ASEAN Club Championship, dan AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.
Kehadiran Saddil di dalam tim sangat penting mengingat ia selalu menjadi andalan tim dalam situasi krusial.
Ia pun masih menunjukkan sikap profesionalismenya dan berharap semua pihak akan mendukungnya dan Persib nantinya.
"Minta doanya juga untuk Saddil dan tim yang sedang persiapan menatap Super League juga kompetisi AFC dan ACC (Asean Club Championship)" tuturnya.