Gempa Bikin Warga Aceh Jaya Panik, Berhamburan Keluar Rumah dan Warkop
Muhammad Hadi August 15, 2026 08:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumatera Utara pada Sabtu (15/8/2026) sore membuat warga di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, panik.

Guncangan yang dirasakan cukup kuat membuat sejumlah masyarakat memilih keluar dari rumah dan bangunan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga yang tengah berada di warung kopi maupun sedang melakukan aktivitas lainnya tampak bergegas keluar dan berkumpul di bahu jalan setelah merasakan guncangan.

Warga memilih berada di ruang terbuka sebagai langkah antisipasi, terutama karena getaran gempa dirasakan dalam durasi yang cukup lama.

“Guncangannya terasa cukup lama, hampir sekitar 30 detik,” ujar salah seorang warga.

Situasi sempat membuat masyarakat panik. Sejumlah warga terlihat masih berada di luar rumah sembari memantau kondisi lingkungan sekitar.

Gempa terasa hingga Banda Aceh

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kota Pematang Siantar - Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026) sore. 

Guncangan gempa tersebut turut dirasakan oleh warga di sejumlah daerah, termasuk hingga Kota Banda Aceh.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.54.52 WIB.

Episentrum gempa berada pada koordinat 2,97 Lintang Utara (LU) dan 98,95 Bujur Timur (BT), atau tepatnya sekitar 10 kilometer tenggara Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

BMKG mencatat gempa tersebut berlokasi di darat dan memiliki kedalaman 163 kilometer. 

Berdasarkan hasil analisis, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Meski pusat gempa berada di wilayah Sumatera Utara, getaran akibat aktivitas tektonik tersebut dirasakan hingga wilayah Aceh, termasuk Kota Banda Aceh yang berjarak cukup jauh dari lokasi episentrum.

Salah seorang warga Banda Aceh, Suprapti, mengaku merasakan getaran gempa tersebut. Ia mengatakan guncangan terasa saat dirinya berada di rumah.

"Iya terasa getarannya. Lumayaan kuat dan lama durasi getarannya," kata Suprapti saat dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu sore.

Getaran gempa yang dirasakan warga menjadi perhatian masyarakat, mengingat wilayah Sumatera bagian utara termasuk kawasan yang memiliki aktivitas seismik cukup aktif akibat pergerakan lempeng bumi.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simalungun Sumut, Getaran Terasa hingga ke Banda Aceh

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi terbaru terkait aktivitas gempa bumi melalui kanal resmi BMKG. 

Selain itu, warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, meskipun kekuatan dan waktunya belum dapat dipastikan.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.