BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Dampak kekeringan akibat musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih adalah Kabupaten Belitung.
Kondisi tersebut mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung bergerak membantu masyarakat yang terdampak. Bersama sejumlah pihak, PMI melakukan pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.
Dalam kurun waktu sekitar satu pekan, PMI Kabupaten Belitung berkolaborasi dengan Lanud H AS Hanandjoeddin dan PDAM Belitung telah menyalurkan sebanyak 100.000 liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Belitung, Deddy Suhendra, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Deddy, pendistribusian air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air akibat kondisi kemarau.
Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama ketersediaan air masih terbatas.
Ia juga mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat air.
“Masyarakat diharapkan memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok serta menghindari penggunaan air secara berlebihan,” imbaunya.
“Air merupakan kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan air seperlunya, tidak melakukan pemborosan, dan saling peduli terhadap kebutuhan air di lingkungan sekitar,” ucap Deddy. (*/E1)