TRIBUNJAKARTA.COM - Peristiwa kecelakaan hari ini di Bantul, bus gagal menyalip tabrak dua sepeda motor, Sabtu (15/8/2026).
Insiden kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di Jalan Yogya-Wates, Dusun Jambon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta sekira pukul 05.58 WIB.
Pengendara Honda PCX, AAW (31), warga Sleman, beserta pemboncengnya, HH (41), warga Sedayu, Bantul, mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sedangkan, dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan kronologi kejadian tersebut.
Kecelakaan maut melibatkan dua unit bus dan dua unit sepeda motor.
Insiden yang diduga bermula dari kelalaian pengemudi bus saat mendahului kendaraan di depannya ini.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit Bus Hino dan dua unit sepeda motor Honda di Jalan Yogya-Wates, tepatnya di wilayah Sedayu, Bantul. Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia," ujar Rita dikutip dari TribunJogja, Sabtu (15/8/2026).
Peristiwa bermula ketika dua unit Bus Hino, masing-masing bernomor polisi D-7761-AS yang dikemudikan AR (51) dan D-7760-AS yang dikemudikan SLH (55), melaju beriringan dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bus dengan nomor polisi D-7761-AS, AR, berupaya mendahului bus yang berada di depannya.
Namun, pada saat yang bersamaan, melaju dua sepeda motor dari arah berlawanan, yakni Honda PCX berpelat AB-2007-GN dan Honda Vario berpelat AB-6743-G.
"Karena jarak yang sudah terlalu dekat saat mendahului, pengemudi bus tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan. Setelah menabrak, bus sempat banting setir ke kiri dan menghantam bagian belakang Bus Hino yang berada di depannya," urai Rita menjelaskan kronologi kecelakaan.
Benturan keras dari arah depan itu berdampak fatal bagi para pengendara sepeda motor.
"Pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX meninggal dunia di tempat kejadian. Keduanya langsung dievakuasi oleh warga dan relawan menggunakan ambulans menuju RSUD Panembahan Senopati Bantul," tutur Rita.
Sementara itu, nasib berbeda dialami oleh pengendara sepeda motor Honda Vario. Pengendara bernama ST (58), warga Sewon, Bantul, selamat dengan luka lecet serta patah tulang pada bahu sebelah kanan.
Pemboncengnya, AIH (44), warga Wates, Kulon Progo, mengalami cedera kepala ringan serta luka lecet pada bagian tangan dan kaki.
"Dua korban pengendara Honda Vario langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan lebih lanjut," tambah Rita.
Di sisi lain, kedua pengemudi bus dipastikan selamat tanpa luka fisik. Hasil pemeriksaan awal kepolisian di lokasi kejadian juga mengonfirmasi bahwa pengemudi bus memiliki kelengkapan dokumen berkendara yang sah, meliputi Surat Izin Mengemudi (SIM) B II Umum dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Kecelakaan beruntun ini juga menimbulkan kerugian material yang cukup parah.
Sepeda motor Honda PCX hancur berantakan. Sepeda motor Honda Vario mengalami pecah pelindung lumpur (slebor) depan, setang bengkok, dan lampu belakang pecah.
Sementara itu, Bus Hino D-7761-AS mengalami pecah bemper depan kanan serta kaca retak, dan bus Hino D-7760-AS mengalami kerusakan pada bodi belakang serta lampu belakang pecah.
Petugas dari Polsek Sedayu bersama Satlantas Polres Bantul telah merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Kasus kecelakaan lalu lintas beruntun ini saat ini dalam penanganan petugas Satlantas Polres Bantul guna proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Rita.
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Sukabumi: Truk Split Hantam Truk Boks, Sopir Pingsan Terjepit di Kabin