BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga di sekitar Sungai Pamurus, Desa Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan digegerkan dengan kemunculan seekor ubur-ubur yang berenang di aliran sungai.
Kemunculan hewan yang memiliki tubuh transparan ini menggegerkan warga lantaran habitat aslinya yang seharusnya berada di kawasan laut.
Dilansir melalui unggahan akun Instagram @habarhabarkalsel, ubur-ubur tersebut muncul di aliran sungai pada Sabtu (15/8/2026).
Terlihat dari video yang beredar ubur-ubur tersebut berenang di tengah aliran sungai dengan kondisi air cukup keruh.
Meski demikian ubur-ubur tersebut tampak tak mengalami gangguan atau pun kesulitan berenang di aliran sungai.
Baca juga: Jelang Baayun Maulid di Banua Halat Tapin, Pendaftaran Dibuka hingga Malam
Diduga ubur-ubur tersebut masuk ke aliran sungai lantaran terbawa arus.
Namun belakangan kondisi air di kawasan sungai dikeluhkan warga memiliki tingkat keasinan yang cukup tinggi.
Tak pelak kondisi air sungai yang asin tersebut juga diduga menjadi pemicu berbagai satwa yang seharusnya hidup di air laut masuk ke aliran sungai.
“Sabtu 15 agustus 2026. Kemunculan iwak ubur- ubur di sungai pamurus, desa tabunganen kab batola, kalsel. Menurut informasi saking masinnya banyu sungai di daerah tabunganen sana membuat hewan" laut sasat masuk ke sungai,” terang unggahan tersebut.
Ubur-ubur bisa masuk ke sungai atau perairan estuari (muara) karena terbawa oleh arus pasang air laut, angin kencang, atau perubahan suhu air.
Sebagian besar ubur-ubur adalah hewan laut, tetapi ada juga jenis ubur-ubur air tawar langka dari genus Craspedacusta yang bisa hidup di sungai atau danau.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)