WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG -- Deru mesin berbahan bakar fosil perlahan mulai tergantikan oleh heningnya inovasi masa depan.
Cikarang, kawasan di Kabupaten Bekasi yang selama ini dikenal sebagai raksasa industri konvensional, kini bersiap menyambut era baru.
Momentum bersejarah itu tercipta ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas) di PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI), Cikarang Selatan, Kamis (13/8/2026).
Langkah strategis Kepala Negara ini langsung disambut agresif oleh PT PLN (Persero).
Perusahaan setrum plat merah ini tidak sekadar melempar komitmen di atas kertas, melainkan bergerak cepat memastikan infrastruktur pengisian daya siap menopang revolusi kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.
Baca juga: PLN Realisasikan 696 Program TJSL hingga Semester I 2026, Fokus Pendidikan, Lingkungan, dan UMKM
Kawal Revolusi Hijau: PLN Tebar Ratusan SPKLU
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen nyata tersebut secara langsung di hadapan Presiden Prabowo.
Saat mendampingi Presiden meninjau booth PLN, Darmawan menjabarkan kesiapan infrastruktur yang telah dibangun secara masif untuk menepis kekhawatiran masyarakat.
"Transformasi menuju kendaraan listrik membutuhkan ekosistem yang komprehensif. PLN memastikan sisi energinya siap, baik dari keandalan pasokan maupun ketersediaan stasiun pengisian daya. Kami ingin masyarakat beralih ke kendaraan listrik dengan rasa mudah dan nyaman," tegas Darmawan, Sabtu (15/8/2026).
Fakta di lapangan berbicara selaras: hingga Agustus 2026, PLN telah menyebar 724 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus roda dua ke seluruh penjuru Nusantara.
Infrastruktur vital ini telah sukses memfasilitasi lebih dari 70 ribu transaksi, sebuah indikator kuat bahwa adaptasi masyarakat terhadap motor listrik terus melonjak tajam.
Cikarang Jantung Manufaktur EV Nasional
Dalam peta jalan transisi energi ini, posisi Jawa Barat, khususnya Cikarang, teramat krusial.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin, memaparkan bahwa wilayahnya adalah tulang punggung manufaktur nasional yang ditopang oleh basis pengguna sangat besar.
"Jawa Barat siap menjadi bagian terpenting dalam akselerasi ekosistem EV. PLN akan memastikan pertumbuhan industri selaras dengan pemenuhan kebutuhan listrik dan infrastruktur pendukung bagi masyarakat luas," ujar Joharifin.
Optimisme serupa disuarakan keras di tingkat lokal. Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Manager PLN UP3 Cikarang, Fanny Hadisusanto, menggarisbawahi bahwa Cikarang telah bersiap memposisikan diri sebagai episentrum kendaraan listrik nasional.
Keberhasilan PLN mengamankan pasokan listrik tanpa kedip selama peluncuran Molinas menjadi bukti kesiapan operasional mereka.
"Cikarang bukan lagi sekadar kawasan industri biasa, melainkan jantung pertumbuhan ekosistem EV nasional. Kami di PLN Cikarang siap memastikan pasokan listrik yang andal serta infrastruktur prima untuk mendukung lonjakan tren hijau ini," tutup Fanny.
Dengan kolaborasi solid antara visi pemerintah melalui peluncuran Molinas dan kesiapan infrastruktur PLN, transisi energi RI kini berada di jalur cepat.
Cikarang telah menabuh genderang elektrifikasi, siap memimpin Indonesia melesat jauh menuju era mobilitas bebas emisi.