Gagal Gabung AC Milan karena Tes Medis, Bomber Prancis Merasa Bersyukur: Saya Tahu Masalahnya
Luky Setiyawan August 15, 2026 09:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Penyerang Prancis, Jean-Philippe Mateta, merasa bersyukur usai gagal gabung AC Milan karena tes medis.

Seperti yang diketahui, AC Milan berupaya untuk mendatangkan Jean-Philippe Mateta pada bursa transfer musim dingin 2026.

Sempat disebut-sebut bakal terealisasi, kepindahan Jean-Philippe Mateta ke AC Milan akhirnya batal terlaksana.

Hal ini tak lepas dari rencana AC Milan untuk melaksanakan tes medis tambahan Jean-Philippe Mateta.

Baca juga: Eks Chelsea Masuk Daftar Pemain yang Bakal Dilepas AC Milan, AS Roma Bersedia Tampung

Baca juga: Mike Maignan Belum Balik ke AC Milan, Klub Cristiano Ronaldo Kans Curi Kesempatan

Dari hasil tes medis tambahan tersebut, staf medis AC Milan memutuskan bahwa Jean-Philippe Mateta tidak akan fit untuk sementara waktu karena cedera lutut.

Seperti yang diketahui, pemain 28 tahun itu sempat diganggu masalah cedera lutut selama beberapa bulan.

Bahkan staf medis AC Milan menyarankan Jean-Philippe Mateta untuk melakukan operasi.

Hal tersebut akan membuatnya absen selama beberapa bulan.

Semula, sang penyerang sempat merasa kesal dan kecewa usai kepindahannya ke AC Milan batal terlaksana.

Namun, belakangan ini, Jean-Philippe Mateta menunjukkan sikap kontras.

Alih-alih masih kecewa, sang penyerang justru bersyukur atas ketelitian tim dokter klub Italia tersebut.

"Saya sedang menjalani pemeriksaan medis dan tiba-tiba semuanya terhenti," ujar Mateta kepada Canal+ Foot di Prancis.

"Saat itu, ketika mereka menjelaskannya kepada saya, berbagai macam pikiran berkecamuk di benak saya."

“Pada akhirnya, saya tidak menyesali apa pun, karena jika saya tidak menjalani pemeriksaan medis itu, berapa lama lagi saya harus menanggung masalah lutut ini? Berapa lama?"

“Untunglah, saya menjalani pemeriksaan medis tersebut dan mengetahui dengan pasti apa masalah yang saya alami,” imbuhnya.

Sang penyerang mengalami robekan meniskus pada lutut kanannya saat bermain untuk Mainz pada tahun 2019 dan menjalani operasi yang membuatnya harus absen selama enam bulan.

Dokter-dokter di Milan menilai masalah tersebut cukup serius sehingga memerlukan operasi lagi, sementara pihak Crystal Palace meyakini bahwa terapi dan pengaturan beban latihan sudah cukup.

Situasi ini semakin memancing tanda tanya ketika manajer Crystal Palace saat itu, Oliver Glasner, mengatakan bahwa kegagalan Mateta dalam tes medis bersama Milan bukanlah hal yang sangat mengejutkan.

"Tentu saja, jika Anda bermain selama dua setengah bulan dengan kondisi lutut bengkak dan harus menjalani penanganan khusus, kami maupun dia sama-sama tahu bahwa ada masalah pada lututnya." kata Glasner.

Pada akhirnya, operasi tidak diperlukan, namun Mateta menjalani masa istirahat total serta perawatan selama lima minggu agar kondisi lututnya cukup pulih untuk memungkinkannya tampil membela Prancis di Piala Dunia.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.