TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Mengenal destinasi wisata di Kabupaten Jepara tidak hanya sebatas wisata berbasis pantai.
Jepara bahkan menyimpan segudang potensi alam di tengah rerimbunan pohon di pegunungan.
Tempat wisata Kali Ndayung misalnya, spot liburan yang ramah untuk anak-anak dengan nuansa alam yang masih asri.
Baca juga: Gus Rozin: Kebutuhan NU di Luar Jawa Tidak Sama Dengan di Jawa
Baca juga: Melihat Antusiasme Warga, Blora Didorong Punya Sirkuit Balap Permanen
Kali Ndayung disulap menjadi jujukan wisata keluarga dengan menawarkan hamparan hijaunya pepohonan di kaki Gunung Muria, lengkap dengan gemericik air sungai yang jernih.
Sesuai namanya, tempat wisata Kali Ndayung menyuguhkan dua potensi alam dalam satu lokasi, berupa kali (sungai) dari sumber Pegunungan Muria dan pohon-pohon yang tumbuh lebat di sekitarnya.
Letak Kali Ndayung berada di kaki Gunung Muria, mempertegas konsep wisata alam dengan suasana udara yang sejuk.
Tempat wisata Kali Ndayung berada di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.
Potensi yang disuguhkan adalah menawarkan pesona alam yang diramu menjadi tempat favorit bagi anak-anak, kawula muda, hingga kaum dewasa untuk sekadar healing merefresh penatnya beban pikiran.
Lokasinya sejuk khas pegunungan dengan nuansa pedesaan sekitar yang masih asri.
Meski letaknya di kaki gunung, Kali Ndayung tidak kalah menarik dengan spot wisata alam lainnya seperti Desa Wisata Tempur di lereng pegunungan muria.
Kali Ndayung bahkan menjadi bagian dari wisata alam Bukit Indah Batealit (BIB) bersama sejumlah tempat wisata air terjun hingga camping ground.
Selain menjadi jujukan liburan, Kali Ndayung juga cocok dijadikan sebagai jujukan rekreasi edukatif bagi anak-anak. Serta tempat nyantai keluarga hingga pasangan muda-mudi.
Tenang saja, tiket masuk ke wisata Kali Ndayung murah-meriah hanya Rp 5.000 per orang. Biasanya ramai dikunjungi ketika weekend, libur nasional, atau libur panjang untuk menikmati alam yang asri.
Letak tempat wisata di pedalaman hutan menjadikan Kali Ndayung sering dijuluki sebagai hidden gem Kabupaten Jepara.
Untuk bisa menjangkau titik tempat wisata, pengunjung harus melewati jalan bebatuan cukup terjal, bisa dilewati dengan mengendarai sepeda motor sendiri atau menggunakan jasa ojek dengan tarif ramah di kantong.
Atau bisa saja pengunjung berjalan kaki menyusuri sungai jika ingin menikmati sejuknya alam yang masih terjaga dan terawat dengan baik.
Letak Kali Ndayung tersembunyi di tengah hutan pedesaan. Lokasinya berjarak sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Jepara dengan asumsi bisa ditempuh 30-35 menit.
Soal fasilitas, Kali Ndayung menyuguhkan berbagai fasilitas yang bisa diakses wisatawan.
Mulai dari fasilitas umum seperti gazebo tempat nongkrong atau beristirahat, spot foto menarik, juga hamparan rumput hijau lengkap dengan bebatuan yang bisa dijadikan tempat bersantai.
Tak hanya itu, di Kali Ndayung juga tersedia persewaan tenda yang bisa digunakan untuk camping atau bermalam di lokasi.
Kali dengan air yang jernih mengalir dari pegunungan kerap juga dijadikan tempat bermain air bagi anak-anak.
Wisatawan juga tidak perlu risau soal kulineran. Kali Ndayung juga menyuguhkan beberapa warung yang menyediakan olahan masakan pedesaan atau jadul yang bisa disantap.
Pengunjung wisata juga bisa membawa masakan sendiri untuk dinikmati bersama di tengah alam. Misalnya menyantap makanan sembari santai sejenak di atas tikar yang digelar di rerumputan hijau tepat di pinggir sungai.
Lengkapnya fasilitas yang ditawarkan menjadikan Kali Ndayung dinilai sebagai salah satu konsep wisata recommended berbasis alam yang menyuguhkan tempat healing menenangkan di Jepara.
Tentunya dengan budget ramah di kantong, wisatawan sudah bisa menikmati suasana alam yang masih asri dengan aliran sungai yang jernih.
Pengunjung wisata asal Donorojo, Kecamatan Donorojo, Fathia (25) kagum dengan potensi alam menarik yang disuguhkan di Kali Ndayung.
Meski baru pertama kali mengunjungi tempat wisata Kali Ndayung, Fathia menilai lokasi wisata cukup jauh, namun wort it (sepadan) dengan keindahan alam yang ditampilkan.
Kata dia, lelah perjalanan dengan menempuh waktu lebih dari 1 jam dari Kecamatan Donorojo, terbayar tuntas dengan keindahan alam di Kali Ndayung.
Dia berharap wisata-wisata alam yang ada di Jepara tetap dijaga dan dirawat dengan baik keasriannya, sebagai daya tarik lain di antara destinasi wisata pesisir di Kota Ukir.
"Tempatnya bagus, pemandangannya masih alami. Menurut saya ini salah satu hidden gem di Jepara, cocok dikunjungi semua kalangan. Di sini bisa main air, berenang, bakar-bakaran, duduk santai sambil ngobrol. Cocok lah buat kumpul keluarga, teman, maupun pasangan," terangnya, Sabtu (15/8/2026).
Hal senada juga disampaikan Salma Fadhila (26), wisatawan asal Kecamatan Welahan.
Jarak tempuh Welahan dengan tempat wisata Kali Ndayung lumayan melelahkan sekitar 20 kilometer.
Jika ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, membutuhkan waktu hingga 40 menit untuk bisa sampai di Kali Ndayung.
Agar bisa sampai ke Kali Ndayung, Salma dan teman-temannya harus melewati medan jalan menantang.
Jalan yang sempit dan cenderung menanjak sempat menjadi kekhawatiran bersama. Namun terobati dengan panorama alam yang memanjakan mata sepanjang perjalanan.
Menurut dia, berwisata di alam terbuka menjadi tren baru bagi kalangan anak muda. Yaitu wisata dengan tujuan menikmati suasana pemandangan dan suasana yang tenang menyatu dengan alam.
Berwisata ke lokasi yang hening ditemani gemericik air dan kicauan burung, tanpa kebisingan deru kendaraan.
Serta berwisata dengan budget ekonomis, namun memiliki daya jual tinggi. Misalnya menyuguhkan spot foto instagramable yang bisa diunggah di sosial media.
"Berwisata alam ini tentunya memberikan pengalaman berbeda dari wisata di perkotaan. Bisa loh menikmati wisata alam yang indah tanpa harus pergi yang jauh. Jalannya menantang, harus hati-hati. Tapi setelah sampai di lokasi rasanya terbayar. Suasananya masih alami, udaranya sejuk, dan tempatnya nyaman untuk bersantai sejenak," tutur dia.
Kali Ndayung bisa dijadikan satu alternatif wisata di Kabupaten Jepara bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan bersama keluarga atau kerabat. Khususnya jujukan bagi para pencari wisata alam di Kota Ukir. (Sam)