Makam Bung Karno di Blitar Resmi Buka 24 Jam, Peziarah Kini Bisa Datang Siang dan Malam
Samsul Arifin August 16, 2026 12:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Peziarah kini memiliki lebih banyak waktu untuk mengunjungi Makam Bung Karno di Kota Blitar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi membuka kawasan makam Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Sukarno atau Bung Karno, selama 24 jam.

Pembukaan tersebut diawali dengan doa bersama yang digelar Pemkot Blitar pada Sabtu (15/8/2026) malam. Kebijakan ini memungkinkan masyarakat melakukan ziarah tidak hanya pada pagi dan siang hari, tetapi juga pada malam hingga dini hari.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin mengatakan, pembukaan kawasan makam selama 24 jam bertepatan dengan weton penanggalan Jawa wafatnya Bung Karno, yakni Minggu Kliwon.

"Bertepatan wafat beliau, Pemkot Blitar membuka Makam Bung Karno 24 jam untuk pengunjung," kata Mas Ibin.

Menurutnya, kebijakan tersebut terutama ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berziarah ke Makam Bung Karno tanpa terbatas waktu operasional pada siang hari.

Baca juga: Kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar Dibuka 24 Jam, Pedagang Malah Khawatir Jualan Mereka Sepi

Pemkot Siapkan Pengamanan untuk Peziarah Malam

Mas Ibin mengatakan Pemkot Blitar akan menyiapkan petugas keamanan sekaligus fasilitas pendukung bagi wisatawan dan peziarah yang datang pada malam hari.

Sementara itu, pedagang suvenir di sekitar kawasan Makam Bung Karno diperbolehkan berjualan secara kondisional pada malam hari.

"Intinya pembukaan 24 jam ini untuk memfasilitasi peziarah. Bung Karno berhak didoakan oleh seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Pemkot Blitar juga secara bertahap akan melakukan penataan fasilitas di kawasan makam. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerangan agar kawasan tersebut tetap nyaman dan aman bagi pengunjung pada malam hari.

Sudah Dapat Izin Keluarga Bung Karno

Mas Ibin menyampaikan, kebijakan pembukaan Makam Bung Karno selama 24 jam telah mendapatkan izin dari pihak keluarga Bung Karno.

Ia menyebut Megawati Soekarnoputri juga memberikan pesan agar aktivitas peziarah tetap ditata dengan tertib.

"Bu Mega (Megawati Soekarnoputri) berpesan agar para peziarah ditata secara tertib, jangan sampai berjubel di dalam," ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkot Blitar dalam menerapkan sistem kunjungan 24 jam. Pengelolaan arus peziarah dinilai penting agar kegiatan ziarah tetap berlangsung nyaman tanpa menimbulkan kepadatan di area makam.

Diharapkan Dongkrak Pariwisata Kota Blitar

Selain memfasilitasi masyarakat untuk berziarah, pembukaan Makam Bung Karno selama 24 jam juga diharapkan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata Kota Blitar.

Mas Ibin optimistis kebijakan tersebut dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan karena kawasan makam menjadi salah satu tujuan utama wisata sejarah dan religi di Kota Blitar.

"Dengan banyak fasilitas yang buka 24 jam, termasuk Makam Bung Karno, tentunya kunjungan wisatawan di Kota Blitar dapat meningkat. Kota Blitar akan semakin ramai," ujarnya.

Ia juga meminta pelaku usaha, termasuk pengelola penginapan di sekitar kawasan Makam Bung Karno, tidak khawatir kebijakan tersebut justru menurunkan tingkat okupansi hotel.

Sebaliknya, Pemkot Blitar memperkirakan kunjungan malam hari dapat membuka peluang baru bagi sektor akomodasi dan usaha lainnya.

Wisata Blitar Bisa Terhubung dengan Kabupaten Blitar

Mas Ibin menjelaskan, pengembangan pariwisata Blitar kini diarahkan agar Kota Blitar dan Kabupaten Blitar dapat saling terhubung sebagai satu rangkaian tujuan wisata.

Wisatawan dapat menghabiskan waktu siang dengan mengunjungi destinasi wisata alam di Kabupaten Blitar, kemudian menuju Kota Blitar untuk bermalam sekaligus berziarah ke Makam Bung Karno.

"Karena pariwisata kami sudah terkonek dengan Kabupaten Blitar. Jadi, para wisatawan paginya bisa ke tempat wisata alam di Kabupaten Blitar, lalu malamnya menginap di Kota Blitar sekaligus bisa ziarah ke Makam Bung Karno," katanya.

Dengan konsep tersebut, Pemkot Blitar berharap pembukaan Makam Bung Karno selama 24 jam tidak hanya memperluas akses masyarakat untuk berziarah, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas pariwisata dan ekonomi lokal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.