Warga Way Kanan Merugi Rp14 Juta Seusai Jadi Korban Begal di Pesawaran Lampung
Noval Andriansyah August 16, 2026 01:19 AM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Nasib nahas menimpa Dwi Andara, warga Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Baca juga: Momen Pelajar di Lampung Timur Kena Begal 2 Orang, Modusnya Terbongkar

Ia menjadi korban aksi kejahatan pembegalan yang terbilang nekat dan sadis saat melintas di kawasan Jalan Perum Grand Paramount, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Aksi pencurian dengan kekerasan tersebut bermula ketika korban tiba-tiba dikejar oleh pelaku dari arah belakang.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung memiting leher korban dengan kuat hingga membuat korban kehilangan kendali dan tak berdaya di atas kendaraannya.

Korban sempat berupaya keras mempertahankan sepeda motor miliknya dari cengkeraman pelaku.

Namun, pelaku membalas perlawanan tersebut dengan mendorong korban secara kasar hingga tersungkur ke tanah.

Setelah melumpuhkan korban, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan tancap gas melarikan diri ke arah Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

"Saya sempat berusaha mempertahankan motor, tapi pelaku membalas dengan mendorong saya hingga tersungkur ke tanah. Sudah sering kali kejadian begal di sini," ujar Dwi, Sabtu (15/8/2026).

Akibat insiden kejahatan jalanan ini, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp14 juta.

Pasca-kejadian, korban langsung mendatangi Markas Polsek Gedung Tataan untuk membuat laporan polisi secara resmi.

Laporan korban kini telah resmi diterima dan teregister dengan Nomor: LP/B/87/VIII/2026/SPKT/POLSEK GEDUNG TATAAN/POLRES PESAWARAN/POLDA LAMPUNG.

Pihak kepolisian setempat diharapkan dapat segera mengusut tuntas serta membekuk pelaku begal yang meresahkan warga tersebut.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.