Community Shield Bak Jebakan Batman: Arsenal & Manchester City Tak Peduli dengan Mitos
Facundo Chrysnha Pradipha August 16, 2026 05:36 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Arsenal dan Manchester City dijadwalkan akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar Community Shield pada Minggu (16/8/2026) malam ini.

Keseruan laga Arsenal vs Manchester City akan berlangsung di Millennium Stadium, Cardiff, kick-off jam 21.00 WIB.

Arsenal berhak tampil dalam laga ini dengan predikat sebagai juara Liga Inggris musim 2025/2026.

Sementara, Manchester City yang menjadi penantang Arsenal menyandang status jawara Piala FA pada musim yang sama.

Kini, baik Arsenal dan Manchester City akan mencoba menampilkan performa terbaik demi bisa membawa pulang gelar Community Shield edisi kali ini.

Manajer Arsenal asal Spanyol Mikel Arteta mengangkat trofi setelah Arsenal memenangkan adu penalti setelah pertandingan sepak bola Community Shield FA Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Stadion Wembley, di London, 6 Agustus 2023. Arsenal menang setelah adu penalti 4-1- menang, menyusul hasil imbang 1-1 dalam 90 menit.
ARSENAL JUARA (ARSIP) - Manajer Arsenal asal Spanyol Mikel Arteta mengangkat trofi setelah Arsenal memenangkan adu penalti setelah pertandingan sepak bola Community Shield FA Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Stadion Wembley, di London, 6 Agustus 2023. Arsenal menang setelah adu penalti 4-1- menang, menyusul hasil imbang 1-1 dalam 90 menit. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Salah satu sorotan menarik setiap kali menyinggung laga Community Shield ialah soal jebakan pemenang gelar ajang ini.

Tak bisa disangkal, ada satu mitos tak terduga, bagi siapapun tim yang menjadi juara Community Shield.

Tim yang berhasil menjadi juara Community Shield, kerapkali justru bakal kesulitan meraih gelar di kompetisi Liga Inggris pada musim setelahnya.

Hal itu dibuktikan dengan statistik mencengangkan terkait peringkat yang ditempati oleh klub yang menjadi jawara Community Shield pada tahun tersebut.

Dalam satu dekade terakhir, dari total 10 tim yang memenangkan gelar Community Shield, hanya ada satu tim saja yang berhasil menjadi juara Liga Inggris setelahnya.

Dan satu-satunya tim bisa merealisasikan hal tersebut ialah Manchester City.

Manchester City memecahkan mitos aneh tersebut, dengan menjadi juara Liga Inggris musim 2018/2019 setelah memenangkan Community Shield pada tahun 2018.

Baca juga: Community Shield 2026: Manchester City Layak Pede, Arsenal Babak Belur di Pramusim

Selain Manchester City, siapapun tim yang meraih gelar Community Shield, justru mengalami crash di liga domestik setelahnya.

Sebut saja Crystal Palace yang tahun lalu menjadi jawara Community Shield.

Pada musim setelahnya, Crystal Palace hanya mampu mengakhiri kompetisi Liga Inggris di peringkat ke-15.

Beruntungnya, Crystal Palace menebus performa buruknya tersebut dengan menjadi juara di Liga Konferensi Eropa.

Hal tak jauh berbeda juga dirasakan Manchester City dan Arsenal yang akan berebut gelar Community Shield pada edisi kali ini.

Dalam 10 tahun terakhir, Manchester City terhitung sudah pernah dua kali gagal menjadi juara Liga Inggris setelah memenangkan trofi Community Shield.

Momen pahit itu dirasakan Manchester City saat mengarungi kompetisi Liga Inggris musim 2019/2020 dan 2024/2025.

Pada musim 2019/2020, Manchester City gagal juara lantaran hanya bisa menyelesaikan kompetisi di posisi kedua.

Lalu di musim 2024/2025, Manchester City cuma bisa mengakhiri liga domestik di peringkat ketiga.

Arsenal pun pernah merasakan hal sama sebanyak dua kali pula, masing-masing musim 2020/2021 dan 2023/2024.

Pada dua musim tersebut, Arsenal hanya bisa menyelesaikan kompetisi domestik di posisi kedelapan dan kedua, setelah memenangkan gelar Community Shield pada tahun sebelumnya.

Berkaca dari mitos tersebut, tak salah jika menyebut gelar Community Shield terasa seperti jebakan batman.

Hanya saja, baik Arsenal dan Manchester City sama-sama tidak peduli dengan mitos tersebut.

Mikel Arteta dan Enzo Maresca selaku pelatih masing-masing tim menegaskan akan bermain sebaik mungkin demi membawa pulang trofi pertamanya musim ini lewat ajang Community Shield.

Dimulai dari Arteta yang bertekad ingin memenangkan trofi Community Shield kedua bagi Arsenal.

"Itulah yang akan kami coba lakukan (memenangkan gelar), kami akan menghadapi lawan yang sangat kuat, tetapi kami benar-benar bersemangat memulai musim, sekaligus memulai dengan trofi pertama juga," kata Arteta dalam sesi konferensi pers sebelum laga, dilansir laman resmi Arsenal.

"Saya merasakan energi yang sangat kuat di sekitar tempat ini, semua pemain internasional telah kembali dan kami tidak sabar untuk mulai berkompetisi," tukasnya.

Hal senada juga disampaikan Maresca selaku pelatih baru Manchester City yang tidak sabar ingin langsung mempersembahkan gelar Community Shield kepada penggemar The Citizens.

"Bagi saya pribadi, ini adalah sebuah trofi," tegas Maresca dalam konferensi pers sebelum laga, sebagaimana dilansir laman Manchester City.

"Ketika ada trofi dan final di depan mata, anda selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan,"

"Jadi ini sama sekali bukan pertandingan persahabatan, ini adalah trofi yang akan coba kami menangkan dengan sekuat tenaga, kami ingin memenangkan trofi pertama kami," tukasnya.

Berkaca dari pernyataan Arteta maupun Maresca sebagai pelatih, baik Arsenal dan Manchester City tampaknya sama-sama termotivasi untuk memenangkan gelar Community Shield malam ini.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.