Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Takaichi melalui akun media sosial X, sebelumnya bernama Twitter, sebagai respons terhadap gempa yang terjadi di lepas pantai Pulau Flores pada hari yang sama.
“Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada mereka yang kehilangan nyawa dalam gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Republik Indonesia, pada 15 Agustus, serta menyampaikan duka cita yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan,” tulis Takaichi.
Takaichi juga menyampaikan simpati kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut.
“Saya juga menyampaikan simpati yang mendalam kepada semua pihak yang terdampak oleh bencana ini,” lanjutnya.
Dalam pesannya, Takaichi menegaskan solidaritas pemerintah dan masyarakat Jepang terhadap rakyat Indonesia.
Baca juga: Wajah Duka Gempa NTT, Isak Tangis di Kamar Jenazah hingga Rumah Impian Rata Tanah
“Dalam masa sulit ini, Jepang berdiri bersama rakyat Indonesia,” tulis Takaichi.
Pesan tersebut juga disampaikan dalam bahasa Indonesia:
“Sehubungan dengan gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Republik Indonesia, pada tanggal 15 Agustus, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban jiwa serta duka cita yang sebesar-besarnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
“Kami juga menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak oleh bencana tersebut. Dalam masa yang penuh kesulitan ini, Jepang selalu berada di sisi rakyat Indonesia,” demikian pernyataan Takaichi.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com