TRIBUNWOW.COM - Timnas Indonesia akan berlaga di FIFA Asean Cup 2026 sebagai agenda resmi yang perdana dirilis oleh FIFA.
Di ajang perdana ini, FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah pertama FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai event besar.
Indonesia akan berada di grup A selaku tuan rumah FIFA ASEAN Cup.
Awalnya, India juga akan menjadi bagian dari kompetisi ini hingga memutuskan untuk mundur pada Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Bangladesh Gantikan India yang Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Semua Biaya Ditanggung Indonesia
Sebagai gantinya, Bangladesh akan ikut berpartisipasi dari FIFA ASEAN Cup 2026 yang baru perdana digelar.
Dikutip dari laman Bangladesh Monitor, Komite Tim Nasional (NTC) Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) menyetujui undangan dari Indonesia selaku tuan rumah.
Indonesia mendekati Bangladesh setelah India menarik diri dari turnamen.
Anggota NTC dan anggota komite eksekutif BFF, Sayed Hasan Kanon, mengatakan bahwa presiden BFF dan ketua NTC, Tabith Awal, telah meminta pendapat anggota mengenai apakah akan bergabung dengan Piala ASEAN FIFA 2026 atau menjadi tuan rumah turnamen empat negara di Dhaka.
"Kami sepakat untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh untuk Kejuaraan SAFF mendatang, karena Bangladesh akan menghadapi lawan yang lebih kuat," kata Kanon, Sabtu (15/8/2026).
Dia menambahkan bahwa Bangladesh juga akan menerima uang partisipasi, sementara tuan rumah akan menanggung akomodasi dan tiket pesawat.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan jika FIFA telah menyetujui soal penunjukan tuan rumah tersebut.
"FIFA sendiri Alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah, dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai isi-isi host contract-nya saja," ujar Erick Thohir dikutip dari Bolasport.com, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Sosok Bintang Timnas Indonesia yang Buat Persija Ngotot Gaet Sang Pemain meski Ditolak Mentah-mentah
PSSI juga telah menununjuk venue pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di 2 provinsi.
Venue akan ditetapkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
"Dari pihak DKI Jakarta dan juga Jawa Barat, ini kompak, bahwa ini benar-benar buat negara dan kotanya."
"Jadi nanti pertandingan yang ada di Jakarta dan Jawa Barat bisa menjadi sebuah persatuan yang memastikan event ini sukses," ujar Erick Thohir.
Di Bandung, terdapat tiga arena untuk berlatih bagi tim tamu, yaitu Stadion ITB, Arcamanik, dan Sidolig.
Untuk Jakarta, terdapat lapangan latihan yaitu Soemantri Brodjonegoro, Lapangan Banteng, dan Lapangan Latih JIS.
Kompetisi ini akan dimulai pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
(TribunWow.com/ Tiffany Marantika)