TRIBUNNEWS.COM - Mariano Peralta langsung memberikan kesan positif dalam debut starternya bersama Persib Bandung.
Dipercaya tampil sejak menit pertama, penyerang anyar Maung Bandung itu mencetak gol pembuka saat Persib mengalahkan Sabah FC 3-0 dalam Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (15/8/2026).
Gol Peralta lahir melalui titik penalti pada menit ke-28 setelah dirinya dijatuhkan pemain Sabah FC di kotak terlarang. Penyerang asal Argentina itu maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang.
Gol tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Peralta. Tak hanya mencatatkan namanya di papan skor, ia juga beberapa kali merepotkan pertahanan Sabah FC dan ikut membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Tiga menit setelah mencetak gol, Peralta bahkan mengirim umpan matang kepada Balsa Sekulic. Sayangnya, sundulan Sekulic masih mampu diamankan kiper Sabah, Juan Flere.
Pelatih Persib, Igor Tolic, tentu senang melihat penyerang anyarnya langsung memberikan kontribusi.
Apalagi, gol Peralta datang dalam situasi yang cukup menarik.
Penalti tersebut sebenarnya merupakan tugas Balsa Sekulic. Namun, Sekulic dan Peralta kemudian berkomunikasi hingga akhirnya Peralta dipercaya menjadi algojo.
"Jadi saya tentu senang mereka (mencetak gol). Sebenarnya tadi Balsa yang seharusnya menembak, tapi mereka tadi bicara agar Peralta yang mencetak gol," ujar Igor Tolic, dikutip dari Tribun Jabar.
Menurut Igor, keputusan tersebut justru menunjukkan adanya kerja sama dan kepentingan tim di antara para pemain.
"Sangat bagus ketika mereka saling bekerja sama demi kepentingan tim," lanjutnya.
Peralta pun membayar kepercayaan tersebut dengan eksekusi yang sempurna.
Baca juga: Hasil Dewata Challenge Series 2026: Persib Bungkam Sabah FC 3-0, Peralta Cetak Gol Perdana
Meski puas dengan kemenangan 3-0, Igor Tolic tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan Persib.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi fisik pemain.
Persib memang datang ke pertandingan dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya bugar setelah menjalani porsi latihan fisik berintensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.
"Banyak sprint, jadi Anda bisa lihat kaki kami tidak begitu segar. Namun bahkan meski seperti ini, kami berhasil melakukan beberapa serangan balik yang bagus," kata Igor.
Kondisi tersebut cukup terlihat dalam pertandingan. Persib beberapa kali kesulitan mengembangkan permainan ketika Sabah FC bertahan rapat.
Igor pun menyebut kemampuan Persib untuk membongkar low block masih perlu diperbaiki.
"Apa yang kurang dari kami, apa yang masih kurang adalah kemampuan untuk keluar dari low block, untuk menekan ke depan," tuturnya.
Namun, Igor memahami situasi tersebut sebagai bagian dari proses persiapan tim.
Ia tetap senang karena lini depan Persib mampu memanfaatkan peluang dan mencetak tiga gol.
Kemenangan atas Sabah menjadi modal positif bagi Persib dalam persiapan menghadapi musim 2026/2027.
Bagi Peralta, pertandingan tersebut juga memberikan awal yang manis.
Ia langsung mencetak gol pada laga debutnya sebagai starter dan menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi opsi baru di lini depan Maung Bandung.
Selanjutnya, Persib akan menghadapi Bali United pada Selasa, 18 Agustus 2026 pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (TribunJabar.com/Lutfi Ahmad Mauludin)