Bolton Wanderers menandai kembalinya mereka ke Championship dengan cara yang meyakinkan ketika gol Sam Dalby dan Thierry Gale pada babak pertama memastikan kemenangan pada laga pembuka atas Preston.
Kembalinya Bolton Wanderers ke Championship setelah tujuh tahun berada di League One diawali dengan hasil sempurna saat Sam Dalby membuka keunggulan sebelum Thierry Gale menggandakan skor pada paruh pertama pertandingan.
Preston sempat memperkecil ketertinggalan di penghujung laga lewat pemain pengganti Jusef Erabi, tetapi tim tuan rumah mampu bertahan untuk mengamankan kemenangan penting pada akhir pekan pembuka di kandang.
Bolton memulai pertandingan dengan penampilan yang lebih hidup dibanding lawannya, dan tim tuan rumahlah yang lebih dulu memecah kebuntuan. John McAtee berlari menyambut bola lambung ke depan dan melepaskan tembakan dari jarak jauh. Daniel Iversen di bawah mistar Preston hanya mampu menepis bola ke jalur Sam Dalby, yang kemudian menempatkan penyelesaian rendah ke sudut bawah gawang untuk membawa timnya unggul cepat dalam laga comeback mereka di Championship.
Tuan rumah terus menekan dan bermain agresif, menciptakan serangkaian peluang setelah skema sepak pojok pendek.
Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk mendapatkan gol kedua. Bolton melancarkan serangan balik cepat ketika Thierry Gale menerima umpan dari McAtee di ruang terbuka di sisi kiri. Ia berada dalam situasi satu lawan satu dengan seorang bek Preston, namun mampu memotong ke dalam, menciptakan ruang tembak, lalu melepaskan sepakan melengkung indah ke sudut jauh yang membuat suporter tuan rumah larut dalam kegembiraan.
Tuan rumah sempat mengira mereka menambah gol ketiga pada menit ke-35, tetapi wasit lebih dulu meniup peluit karena pelanggaran yang dilakukan McAtee sehingga gol tersebut dianulir.
Tim tamu mendapatkan salah satu peluang langka mereka tak lama kemudian, saat Delano Burgzorg menemukan ruang di dalam kotak penalti. Namun, ia mendapat tekanan bagus dari Chris Forino yang mampu menjulurkan kaki untuk memblok upaya tersebut.
Babak kedua dimulai dengan pola yang serupa, dengan Bolton kembali menunjukkan betapa berbahayanya mereka saat melakukan serangan balik. McAtee berlari mengejar umpan panjang ke depan dan mencoba mencetak gol spektakuler dari jarak jauh, tetapi half-volley miliknya, yang sempat membuat Iversen kelabakan, melayang tipis di sisi gawang.
Preston kemudian mulai meningkatkan tekanan terhadap lini belakang Bolton, dengan para pemain pengganti serta perubahan formasi memberikan dampak besar.
Meski demikian, justru tuan rumah yang memperoleh peluang untuk memastikan hasil. Sekali lagi, tim tamu gagal mengantisipasi bola di belakang pertahanan sehingga Sam Dalby berada di ruang terbuka dan lolos menghadap gawang, tetapi tembakan sang penyerang terlalu lemah dan mengarah tepat ke Iversen.
Saat laga menyisakan 13 menit, Preston menyia-nyiakan peluang terbaik mereka di pertandingan ini. Milutin Osmajić lolos dalam situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang, tetapi alih-alih menguji Jack Bonham, ia memilih mengirim umpan kepada rekan setimnya, salah menakar operan, dan kesempatan itu pun terbuang.
Lima menit jelang waktu normal berakhir, pertandingan kembali hidup ketika Preston akhirnya mencetak gol melalui kerja sama dua pemain pengganti. Andrija Vukčević tampil brilian dengan melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti yang menemukan Jusef Erabi, dan sundulan keras Erabi mengarah kembali melintasi gawang serta melewati Bonham untuk memangkas selisih menjadi satu gol.
Erabi kembali memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan di penghujung laga, tetapi ia tidak mampu menghasilkan tenaga yang cukup pada sundulannya setelah berhasil berada di posisi lebih unggul dari lini pertahanan Bolton.
Tim tamu menyia-nyiakan peluang emas tepat di detik-detik akhir untuk menyamakan skor. Liam Lindsay berdiri tanpa kawalan di tiang jauh, tetapi gagal mengarahkan sundulannya tetap rendah, sehingga Bolton mampu bertahan dan mengamankan kemenangan pada akhir pekan pembuka Championship.