SUPERBALL.ID - Musim Liga Inggris 2026/2027 akan dimulai ketika Arsenal menjamu Coventry City di Stadion Emirates, London, Sabtu (22/8/2026) dini hari WIB.
Sebagian besar penggemar akan berharap dan merasa optimistis menjelang musim kompetisi ini.
Setiap klub akan berupaya untuk memulai musim baru dengan baik, karena mereka berharap telah memberikan diri mereka pijakan terbaik untuk perebutan gelar, perebutan tiket ke Eropa, atau untuk memastikan tidak terseret ke dalam zona degradasi.
Namun, mungkin juga ada pendukung yang berharap klub kebanggaannya dapat melewati jeda internasional pertama tanpa mengalami kemunduran besar dalam ambisi mereka karena betapa sulitnya awal musim yang mungkin dirasakan oleh para penggemar.
SPORTbible telah meninjau lima klub yang mendapatkan awal musim Liga Inggris 2026/27 yang paling sulit.
Arsenal
Juara bertahan Liga Inggris mungkin berharap mendapatkan awal yang lebih mudah dalam mempertahankan gelar. Namun, mereka lebih tahu daripada kebanyakan tim lain bahwa tidak ada pertandingan mudah di divisi ini.
Arsenal yakin bisa mengamankan tiga poin di laga pembuka melawan Coventry di kandang, tapi ini bisa jadi waktu terburuk untuk menghadapi juara bertahan Championship, yang akan penuh percaya diri setelah musim lalu dan menargetkan hasil yang mengejutkan.
Arsenal kemudian akan bertandang untuk menghadapi Aston Villa, tempat mereka kalah musim lalu karena gol telat Emi Buendia, sebelum menjamu rival sekota mereka, Chelsea.
Tim asuhan Mikel Arteta kemudian akan bertandang ke Sunderland, stadion tempat mereka hanya berhasil meraih satu poin musim lalu melawan tim yang tangguh.
Lalu, pertandingan terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah perjalanan tandang ke Brighton.
Coventry City
KLub yang dijuluki Sky Blues, berkompetisi di Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 25 tahun, setelah terdegradasi pada tahun 2001.
Skuad asuhan Frank Lampard menghadapi lawan pembuka yang sangat berat, karena mereka harus bertandang untuk menghadapi Arsenal, juara bertahan kompetisi tersebut.
Coventry kemudian akan menjamu Hull City, sebuah pertandingan yang bisa menjadi penentu krusial dalam pertarungan menghindari degradasi, meskipun baru merupakan laga kedua musim ini bagi kedua klub, sebelum mereka bertandang ke Etihad untuk menghadapi juara Liga Inggris sepuluh kali, Manchester City.
Juara bertahan Championship tersebut selanjutnya akan menjamu Brighton sebelum melawat untuk menghadapi Nottingham Forest.
Hull City
The Tigers berhasil promosi kembali ke Premier League melalui babak play-off dan mereka memasuki musim ini sebagai salah satu tim yang diprediksi akan terdegradasi.
Para pendukung Hull tentu paham betapa pentingnya mengawali musim dengan baik demi mempertahankan status mereka di Premier League berdasarkan pengalaman saat terakhir kali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Inggris, di mana 21 dari total 34 poin yang mereka raih pada tahun 2017.
Tim asuhan Sergej Jakirovic akan memulai kampanye mereka dengan menjamu Manchester United sebelum bertandang ke Coventry.
Hull kemudian akan menjamu juara bertahan Liga Europa, Aston Villa, sebelum melakukan perjalanan ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea yang dibesut Xabi Alonso.
Pertandingan terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah melawan Newcastle di St James' Park, dengan para pendukung berharap mereka tidak mendapat pukulan telak pada tahap kampanye ini.
Newcastle United
Newcastle United tidak mendapatkan awal yang mudah di Liga Inggris musim 2026/2027, sebuah awal baru bagi klub setelah Eddie Howe memilih untuk mengundurkan diri selama pramusim.
Matthias Jaissle harus segera beradaptasi di Newcastle, karena klub tersebut telah kehilangan beberapa bintangnya selama musim panas, termasuk Sandro Tonali dan Anthony Gordon, yang masing-masing bergabung dengan Tottenham Hotspur dan Barcelona.
Pertandingan pertamanya sebagai pelatih Newcastle akan berlangsung di kandang. Namun, lawannya adalah Liverpool, tim yang selalu menyulitkan mereka di Liga Inggris, dengan kemenangan terakhir mereka terjadi pada Desember 2015.
Newcastle United kemudian akan bertandang untuk menghadapi Spurs yang berwajah baru setelah belanja besar-besaran di musim panas, sebelum menjamu Bournemouth di kandang, lalu bertandang untuk menghadapi Leeds United di Elland Road, yang bukanlah tugas mudah.
Pertandingan terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah di kandang melawan tim promosi Hull, yang di atas kertas seharusnya mudah, tetapi meremehkan The Tigers akan menjadi kesalahan setelah beberapa minggu yang sulit bagi Newcastle sebelum pertandingan ini.
Fulham
Para penggemar Fulham mungkin percaya bahwa mereka telah mendapatkan awal terberat di Liga Inggris musim ini, terutama ketika mereka akan memulai kehidupan di bawah manajer baru, Alvaro Arbeloa.
Pelatih asal Spanyol itu mengambil alih posisi dari Marco Silva, yang meninggalkan klub untuk menjadi manajer Benfica dan dia sibuk mencoba membiasakan para pemain dengan gaya permainan yang diinginkannya.
Namun, Arbeloa dan para penggemar Fulham mungkin berharap untuk memulai musim dengan lebih mudah agar tim dapat beradaptasi.
Sebaliknya, mereka malah dihadapkan pada pertandingan pembuka melawan rival sengit mereka dari London Barat, Chelsea, di Craven Cottage.
Meskipun tim yang akan mereka hadapi selanjutnya mungkin dianggap sebagai lawan yang lebih mudah daripada Chelsea, perjalanan ke Stadium of Light untuk bermain melawan Sunderland adalah hal yang sulit.
The Black Cats tidak terkalahkan dalam 15 dari 19 pertandingan kandang mereka musim lalu.
Fulham kemudian akan menjamu rival London lainnya pada pekan ketiga, kali ini Crystal Palace, sebelum melakukan perjalanan sulit ke Anfield untuk menghadapi Liverpool, yang akan berupaya memastikan mereka tetap bersaing memperebutkan gelar liga.
Lalu, pertandingan terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah melawan Manchester United di Craven Cottage, dengan terakhir kali mereka mengalahkan Setan Merah di kandang sendiri di Liga Inggris adalah pada Desember 2009.