Persiapan Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka: Ada Kejutan, Petani hingga Ojek Diundang
Rita Noor Shobah August 16, 2026 10:09 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, memasuki tahap akhir.

Seluruh petugas dan rangkaian acara telah menjalani geladi bersih sebagai persiapan pelaksanaan upacara pada Senin, 17 Agustus 2026.

Geladi bersih digelar di halaman Istana Merdeka pada Sabtu (15/8/2026).

Baca juga: Twibbon HUT ke-81 RI 2026, Lengkap dengan Link Download Logo Resmi

Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur upacara diperagakan, mulai dari pasukan upacara, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih, hingga berbagai pertunjukan seni dan budaya.

Selain rangkaian upacara, latihan juga melibatkan atraksi udara.

Puluhan jet tempur dijadwalkan melintas di langit kawasan Istana Kepresidenan Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

Selepas proses geladi bersih, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, seluruh pihak sudah siap 99 persen.

"Dari hasil evaluasi dapat kami sampaikan bahwa inshaallah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia. Insha Allah 99 persen, yang 1 persen kita semua serahkan kepada yang di atas. Tapi insya Allah, bismillah," kata Prasetyo pasca-geladi bersih di Istana Merdeka, seperti dilansir dari Kompas.com.

Prasetyo yang juga Ketua Panitia Nasional dan Penanggung Jawab Upacara HUT Ke-81 RI pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai proses seleksi, pelatihan, hingga pertunjukan.

Dia juga mengapresiasi para peserta upacara, petugas Paskibraka, tim Gita Bahana Nusantara, hingga penari dan penyanyi yang terlibat dalam pertunjukan.

"Yang itu juga hasil seleksi dari seluruh Indonesia talenta-talenta hebat di bidang musik, kemudian adik-adik paduan suara, teman-teman dari TNI, Korsik, seluruhnya termasuk kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada mereka-mereka yang banyak terlibat meskipun sering tidak terlihat," tutur Prasetyo.

Prasetyo berharap, upacara 17 Agustus tahun ini akan menggambarkan semangat nasionalisme dalam mempertahankan budaya bangsa, utamanya ketika pagelaran seni budaya.

"Kami merasa sangat bangga dan terharu. Itulah tugas dan kewajiban kita untuk menjalankan seluruh amanah menyelenggarakan profesi kita masing-masing dengan sebaik-baiknya untuk hari ini maupun untuk masa depan generasi yang akan datang," tandas Prasetyo.

Baca juga: Paskibra Samarinda Geber Latihan Dua Kali Sehari Jelang Upacara HUT ke-81 RI

Petani, Ojek, hingga Damkar Diundang

Dalam Hari Kemerdekaan tahun ini, Presiden Prabowo mengundang sejumlah tamu undangan istimewa untuk menyaksikan upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.

Undangan istimewa itu di antaranya sejumlah petani, pekerja buruh, ojek, hingga petugas pemadam kebakaran (damkar) yang telah bertahun-tahun bekerja di profesinya masing-masing.

Dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, petani asal Karawang, Darim Juanda, mengaku terharu sekaligus tidak menyangka.

Petani yang telah bekerja selama 14 tahun di Karawang ini mengaku tidak menyangka bisa mendapat undangan.

“Perasaan saya begitu mendapat surat undangan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia sangat terharu. Bahkan, saya tidak menyangka sekali bahwa saya akan mendapat undangan di hari kemerdekaan di istana negara,” ujar Darim.

Cerita serupa datang dari Nuroni (57). Petani yang telah menjalani profesi selama 30 tahun ini mengaku terkejut mendapat undangan tersebut.

Selain petani, Kepala Negara juga mengundang buruh di kawasan Jakarta Timur bernama Bambang Edi Nurudin.

Buruh yang telah bekerja selama lebih dari 23 tahun itu sangat senang karena mendapat undangan dari Presiden Prabowo untuk menghadiri upacara di Istana.

"Alhamdulillah banget ini, senang nih. Kayak dapat doorprize saja ini,” ujar dia.

Sejumlah pengemudi ojek dan damkar juga mengalami cerita serupa.

Dua orang pengemudi ojek, Zulkifli dan Mulyadi, mengaku biasanya, mereka hanya melihat aktivitas kenegaraan dari luar kawasan Istana.

Oleh karenanya, mereka sangat bersyukur bisa hadir melihat langsung dari dalam Istana.

Baca juga: Tradisi Malam Tirakatan Menjelang HUT Kemerdekaan RI, Contoh Teks Doa yang Penuh Makna dan Persatuan

“Bersyukur sekali saya dapat undangan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Banyak-banyak terima kasih atas undangannya. Mudah-mudahan untuk Indonesia sendiri yang ulang tahun ke-81 ini, mudah-mudahan lebih maju dan lebih berkembang," ungkap Mulyadi.

Begitu pula dengan dua petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Gatot Santoso dan Ruly Nur Efendi.

Selama bertahun-tahun, mereka berada di garis depan pelayanan masyarakat.

Karena itu, ketika mendapat undangan menghadiri upacara di Istana, Ruly merasakan kebanggaan yang luar biasa.

“Sebuah kehormatan bisa diundang ke Istana yang begitu megah, dan mudah-mudahan, teman-teman kami juga banyak, lebih banyak lagi nanti untuk diundang di Istana," ujar dia.

Paskibraka Dikukuhkan

Setelah proses geladi bersih digelar, sebanyak 76 Paskibraka yang bertugas di 17 Agustus dikukuhkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara.

Pantauan Kompas.com, acara pengukuhan dimulai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penghormatan umum yang dipimpin oleh perwakilan Paskibraka dari Kalimantan Timur, Julita Rista Lestari selaku pemimpin upacara diiringi lagu Mengheningkan Cipta.

Setelahnya, anggota Paskibraka mengucapkan ikrar Putra Indonesia dengan lantang sebelum dikukuhkan.

Setelahnya, proses pengukuhan dimulai oleh Gibran.

"Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka tingkat pusat tahun 2026, yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2025. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan menjalankan tugas negara," kata Gibran saat mengukuhkan.

Gibran juga menyematkan lencana kepada Julita selaku perwakilan peserta Paskibraka.

Kejutan Formasi

Secara terpisah, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengatakan, akan ada kejutan formasi dari Paskibraka saat upacara Detik-detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka, pada 17 Agustus.

Ia menyebut, Paskibraka siap tampil dalam momen penting tersebut.

"Nanti ada kejutan. Ya tentu saja tiap tahun ada kejutan formasi pada saat pengibaran," ucap Rima, usai acara pengukuhan Paskibraka di Istana Negara.

Namun, ia enggan mengungkap bocoran formasi yang akan menjadi kejutan itu.

Ia pun meminta masyarakat menunggu tanggal 17 Agustus untuk melihat kejutan itu.

"Tunggu saja tanggal main 17 Agustus nanti. Kalau pola kecepatan apa melangkahnya itu sama sesuai peraturan Panglima. Jadi, sudah sesuai seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar dia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.