Cerita Suka Duka Pelatih Tim Futsal Putri SMAN 1 Sukoharjo Racik Tim Demi Berlaga di TPAAF 2026
Rifatun Nadhiroh August 16, 2026 10:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim futsal putri SMA Negeri 1 Sukoharjo berhasil melibas tim SMA Negeri Bulu Sukoharjo dengan skor 4-0 dalam lanjutan babak grup Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Seri Solo yang digelar di GOR UTP Karanganyar, Sabtu (15/8/2026) petang.

Dalam laga kali ini, para pemain SMA Negeri 1 Sukoharjo tampak mendominasi pertandingan. Sejumlah pemain juga mampu menjalankan skema atau taktik yang diterapkan oleh sang pelatih.

Skill individu beberapa pemain SMA Negeri 1 Sukoharjo pun tampak di atas rata-rata, seperti yang diperlihatkan pemain bernomor punggung 77, Dayesha Putri Sanchico.

Permainan apik para punggawa putri SMA Negeri 1 Sukoharjo tersebut nyatanya tidak terbentuk secara instan.

Pelatih tim futsal putri SMA Negeri 1 Sukoharjo, Raihan Alif, mengungkapkan bahwa dirinya bersama staf kepelatihan telah mempersiapkan tim tersebut sejak setahun terakhir.

Baca juga: Pertama di Solo, Tribun Hadirkan Turnamen Futsal Putri Bertajuk TPAAF 2026 dengan Aturan Profesional

Persiapan tersebut nyatanya membuahkan hasil seperti yang diperlihatkan anak asuhnya dalam turnamen TPAAF 2026. Dari dua laga yang dijalani, tim tersebut berhasil mengantongi empat poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang.

"Persiapan tim ini memang sudah dari tahun lalu. Terus kebetulan mendapat kabar adanya turnamen Tribun Putih Abu-Abu ini, kita langsung tancap gas latihan seminggu tiga kali," ungkap Raihan.

Berbeda dengan tim futsal putra, Raihan tidak memungkiri ada hal-hal yang cukup membuat staf pelatih harus memutar otak ketika melatih anak asuhnya.

"Untuk kesulitannya itu sering bercanda di dalam lapangan, jadi membuat program latihan itu susah dan harus sabar banget melatih pemain cewek daripada pemain cowok," lanjutnya.

Raihan melanjutkan, rapinya permainan anak asuhnya di atas lapangan tidak lepas dari gemblengan di setiap sesi latihan. Staf pelatih memberlakukan skema paket tim hingga chemistry antarpemain yang bertanding terbentuk sampai saat ini.

"Untuk skemanya itu memang dari dulu-dulu paketannya sama itu terus. Jadi setiap turnamen pakai skema itu. Kalau nggak jalan, pakai skema lainnya," kata dia.

Terkait beberapa pemain yang cukup menonjol di atas lapangan, Raihan menyebut sejumlah anak asuhnya memang sudah berlatih sebelum bergabung dengan tim futsal putri SMA Negeri 1 Sukoharjo. Salah satunya adalah Dayesha Putri Sanchico.

Sementara itu, Dayesha Putri mengaku memang sudah sejak lama menggeluti olahraga si kulit bundar.

Baca juga: Lolos Semifinal TPAAF 2026, Kapten SMKN 2 Solo Sebut Suporter Jadi Kunci Semangat Bertanding

Hal itu tak lain karena dukungan keluarga dan lingkungan yang membuatnya menyukai olahraga tersebut.

"Iya, dari kecil suka sepak bola juga dan banyak punya teman-teman cowok. Terus makanya diajak main bola terus sampai sekarang," ungkap Dayesha.

Ia juga sempat mengenyam ilmu sepak bola ketika mengikuti klub di kampungnya. Ketika masuk ke SMA Negeri 1 Sukoharjo, ia akhirnya tertarik bergabung dengan tim futsal sekolahnya.

Dayesha juga menyebut bahwa ketika duduk di bangku kelas 11, dirinya tidak pernah lupa untuk berlatih secara pribadi di rumah. Hal itu tak lain karena ia ingin menjadi atlet futsal profesional.

"Sejak kecil, dari SD kelas 4, dan cita-citanya pengen jadi pemain profesional," pungkas dia.

Baca juga: Kunci Mulus SMA Wali Songo Sragen Lolos Semifinal TPAAF, Punya Pelajaran Futsal dan Sepak Bola

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.