Kejuaraan Dunia 2026 - Pemain China Punya Kesan Positif setelah Jajal Venue yang Dibenahi
Nestri Y August 16, 2026 10:33 AM

ARIF KARTONO/AFP
Pebulu tangkis tunggal putra China, Li Shi Feng, sudah merassksn perubahan positif dari venue Kejuaraan Dunia 2026 yang telah direnovasi.

BOLASPORT.COM - Tunggal putra China, Li Shi Feng, sudah merasakan perubahan positif dari venue Kejuaraan Dunia 2026 yang sebelumnya sempat banyak dikeluhkan.

Kejuaraan Dunia 2026 diharapkan dapat berjalan lancar bagi para pebulu tangkis yang mentas di panggung akbar ini.

Turnamen yang digelar pada 17-23 Agustus 2026 ini, akan bergulir di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India.

Sejumlah pemain telah mendarat di India dan telah melakukan sesi latihan di lapangan pada Sabtu (15/8/2026).

Salah satunya adalah para pemain dari rombongan tim China.

Pujian diberikan tunggal putra, Li Shi Feng, terkait perbaikan di dalam arena setelah kritik keras yang timbul dalam perhelatan India Open 2026 di lokasi yang sama.

Pihak BAI (Asosiasi Bulu Tangkis India) telah melakukan renovasi dan segala upaya untuk memastikan kompetisi berjalan kondusif.

"Ukuran lapangannya sangat bagus," ungkap Li Shi Feng dilansir Bolasport dari Times of India.

"Saya merasa angin di lapangan dan semuanya, termasuk cuaca, semuanya diatur dengan sangat baik dibandingkan dengan terakhir kali."

"Jadi ya, ini tempat yang sangat bagus, dan bahkan tempatnya pun terawat dengan sangat baik dan bagus," imbuh juara Asian Games 2022 ini.

Sebelumnya, venue Indira Gandhi Indoor Stadium banyak dikeluhkan pemain, tepatnya setelah menggelar India Open 2026 (Super 750) pada Januari lalu.

Kritiknya mencangkup lapangan yang kotor, berdebu, kotoran burung yang bahkan bisa jatuh di tengah laga, sampai monyet yang masuk ke tribune penonton.

Salah satu laga yang terdampak aktivitas 'buang hajatnya' burung merpati adalah partai tunggal putra antara wakil tuan rumah HS Prannoy melawan Loh Kean Yew dari Singapura.

Perhelatan India Open diperparah dengan cuaca dingin dan tingkat polusi yang ekstrem.

Tantangan baru yang harus dihadapi pemain dengan pergantian musim adalah aspek kelembaban dan angin.

Mengetahui arah angin dan mengontrol pukulan sebaik mungkin akan menjadi kunci kesuksesan main di venue ini pada ajang ini.

Sebagaimana yang dituturkan Wang Zhi Yi, tunggal putri China ranking dua dunia.

"Jelas, stadionnya sudah banyak berubah dan ini adalah hal yang baik," kata Wang Zhi Yi.

"Saya baru saja menyelesaikan latihan dan saya sedikit merasakan angin. Nanti kami harus bisa beradaptasi dengan kondisi ini," tukasnya.

Faktor angin bisa dipengaruhi dari pendingin udara yang diperkirakan bakal bekerja ekstra untuk mengatasi cuaca yang cenderung hangat dan lembab.

Tekanan udara di dalam arena juga akan memengaruhi kecepatan shuttlecock.

Sementara itu, Indonesia akan diwakili oleh 14 kontestan dalam Kejuaraan Dunia 2026 dengan tiga wakil di antaranya masuk di detik-detik akhir sebagai pengganti.

Para wakil tambahan itu ialah Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dan Bimo Prasetya/Arlya Nabila Thesya Munggaran di ganda campuran.

Selain mereka ada Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di ganda putri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.