Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kisah Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh, tidak berhenti ketika perjalanan hidup mereka diangkat ke layar lebar melalui film Baby Udon.
Di balik proses lahirnya film tersebut, tersimpan kisah haru tentang sebuah wasiat yang perlahan diwujudkan Fanny.
Fanny mengungkapkan, salah satu keinginan mendiang suaminya akhirnya dapat diwujudkan melalui perjalanan Baby Udon.
“Alhamdulillah aku merasa senang banget, bersyukur akhirnya wasiat suamiku menjadi nyata. Allah mudahkan lewat Ko Densu dan semua cast termasuk Caitlin,” ujar Fanny di XXI Festival Citilink, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Fanny, Baby Udon bukan sekadar film yang menceritakan kembali perjalanan hidupnya bersama Hajime. Film tersebut juga menjadi bagian dari legacy untuk anak mereka, Kaska.
Ia berharap Kaska suatu hari nanti dapat mengenal dan melihat kembali sosok ayahnya melalui cerita yang diabadikan dalam film.
Denny Sumargo yang terlibat sebagai pemeran sekaligus produser Baby Udon mengungkapkan bahwa ada satu hal yang membuat dirinya semakin yakin mengambil alih hak kekayaan intelektual atau IP cerita tersebut.
Denny mengaku terkejut ketika mengetahui Fanny tidak semata-mata memikirkan keuntungan dari IP Baby Udon. Uang yang diperoleh Fanny dari IP tersebut justru diniatkan untuk membangun masjid bagi mendiang suaminya.
“Mungkin karena niatnya Fanny juga. Jadi kenapa akhirnya saya memutuskan untuk membeli IP dari film ini, saya pikir berangkat dari niatnya dia.Saya kaget karena uang yang dia mau dapat dari IP film ini mau dia buatkan masjid untuk suaminya dan masjid itu sudah jadi,” tutur Denny.
Kisah Fanny dan Hajime sebelumnya dikenal sebagai cerita perjuangan pasangan beda negara yang berusaha mendapatkan buah hati melalui program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF).
Perjalanan tersebut kemudian diadaptasi menjadi Baby Udon, film yang tidak hanya membawa kisah cinta dan perjuangan pasangan suami istri, tetapi juga menggambarkan harapan, kehilangan, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian.
Baby Udon menjadi bentuk lain dari perjalanan Fanny dan Hajime. Jika sebelumnya kisah mereka menjadi perhatian publik melalui media sosial, kini cerita tersebut dapat disaksikan dalam bentuk film layar lebar.
Film ini mengangkat perjuangan pasangan dalam mempertahankan cinta dan menghadapi perjalanan panjang untuk mendapatkan buah hati. Kisah tersebut juga menjadi gambaran bahwa perjalanan menuju kehadiran seorang anak tidak selalu mudah dan dapat dipenuhi berbagai tantangan emosional.
Dalam film, karakter Fanny diperankan Caitlin Halderman, sementara Denny Sumargo memerankan Hajime.
Film ini disutradarai Fajar Bustomi dan diproduksi oleh Sumargo Films bersama LYTO Pictures. Baby Udon juga didukung oleh Vonny Anggraini, Naufal Samudra, Ayya Renita, Alexandra Vallerie, Putri Ayudya, Alfie Alfandy, Royhan Hidayat, hingga musisi dan aktor asal Jepang, Hiroaki Kato.
Film Baby Udon dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.